Pasang Banner Disini

  • Judul untuk gambar slide 1

    Masuk ke pengaturan tema blogger, lalu edit html. Untuk menemukan dan mengganti gambar ini, tekan ctrl+F dan masukan kata kunci "Gambar Slide 1"

  • Judul untuk gambar slide 2

    Masuk ke pengaturan tema blogger, lalu edit html. Untuk menemukan dan mengganti gambar ini, tekan ctrl+F dan masukan kata kunci "Gambar Slide 2"

  • Judul untuk gambar slide 3

    Masuk ke pengaturan tema blogger, lalu edit html. Untuk menemukan dan mengganti gambar ini, tekan ctrl+F dan masukan kata kunci "Gambar Slide 3"

  • Judul untuk gambar slide 4

    Masuk ke pengaturan tema blogger, lalu edit html. Untuk menemukan dan mengganti gambar ini, tekan ctrl+F dan masukan kata kunci "Gambar Slide 4"

  • Judul untuk gambar slide 5

    Masuk ke pengaturan tema blogger, lalu edit html. Untuk menemukan dan mengganti gambar ini, tekan ctrl+F dan masukan kata kunci "Gambar Slide 5"

Video Perkosa Gadis Tajir yang Sedang Mabokk..


Agen Bandarq - Perkenalkan namaku adalah Roy, umur 29 tahun, tubuhku kekar dan besar serta atletis dan juga hitam, maklum bekas kuli bangunan. Tetapi beberapa saat lalu temanku menawariku kerja di sebuah diskotik XxX sebagai sekuriti, diskotik XxX sangatlah terkenal dgn cewek-cewek cantik dan tajir di karenakan tempatnya sangat bonafit dan high class jadi pengunjungnya juga ikut-ikut bonafit, harga minumannya pun aku ga sanggup untuk membelinya dgn gaji sebulanku. Domino99

Tapi aku sangat menikmati kerja di diskotik ini karena kerjanya nyantai, malam hari dan aku juga bisa jelalatan pada cewek-cewek. Banyak cewek-cewek cantik yang berkeliaran (rasanya ingin menyetubuhi semua cewek-cewek disini).

Diskotik ini terdapat 2 pintu masuk, pintu masuk atas dan pintu masuk bawah. Bila pengunjung lewat pintu atas berarti mobil mereka di vallet dan bila pengunjung lewat bawah, mobil mereka diparkir sendiri di basement.
Banyak cewek-cewek pastinya, aku kebetulan bertugas di pintu bawah bersama temanku Eko. Saat pintu dibuka aku dan Eko harus memeriksa satu-satu tamu yang masuk, tidak kusia-siakan mataku untuk mencari mangsa, cewek-cewek yang datang sangat cantik-cantik dan berpakaian sexy dan wangi sehingga membangunkan adikku si “Rudal” (ga’ kuat lagi rasanya). Dan acara pun dimulai, tamu-tamu berangsur-angsur habis yang datang.

Kami berdua pun bisa bersantai sejenak.
Eko pun membuka perbincangan.
“Sob…ghini nich enaknya ngapaian ya?”.
Roy : “G tau nich, BT jg lama-lama”.

Eko : “aaaa….Aku ada ide, gimana klu aku minta minuman ke Andri?”.
(Andri adalah temanku yang menawari pekerjaan kepadaku sebagai sekuriti, dia bekerja sebagai bartender, terkadang aku mendapatkan minuman gratis dari dia).
Roy : “Ide bagus tuh”.

Akhirnya Eko naik ke atas untuk mengambil minuman.
Ga’ lama kemudian Eko pun datang.
Eko : “Nich sob… kita adakan pesta kecil-kecilan, kebetulan Andri ngasih kita camilan”.

Roy : “Tuch anak baik banget”.
Akhirnya kita menikmati pesta kecil kita sambil ketawa-ketawa.
Roy : “Kurang ceweknya nich”
Eko : “Terus…”
Roy : “Y ga’ terus-terus… kurang lengkap aja”

Kamipun tertawa terbahak-bahak.
Tiba-tiba telpon kantor berdering dan Eko mengangkatnya, kulihat dia serius menjawab telponnya dan dari situ bisa kutebak pasti telpon dari bos.

“Aku ke atas dulu ya, dipanggil sama bos nich” ucap Eko.
Roy : “OK”

Lama juga Eko pergi, ga’ heran sih…biasanya juga ghitu. Lama-lama pun aku merasa bosan di dalam kantor sekuriti, aku keluar dan celingukan kearah parkiran mobil, sepi dan gelap. Merinding juga rasanya kalau sendirian, akhirnya aku masuk lagi dan duduk sambil meminum bir ku tadi.

Tiba-tiba aku di kagetkan dgn suara lift tamu, keluarlah seorang cewek yang cantik berambut hitam panjang tergerai, kulit berwarna putih memakai baju putih sexy terusan hingga ke paha dan belahan dada yang rendah dan agak sempit di karenakan toket si perempuan sangatlah besar serta pantat dan celana dalam yang tercetak.

Jutawan

Dapat kulihat kalau daleman wanita itu berwarna hitam karena baju putihnya sangatlah sedikit menerawang, potur tubuhnya proporsional kaya’ model kelas atas. Jalannya agak sempoyongan, kelihatannya habis dugem nich cewek dan sedikit mabuk dan aku pun berinisiatif untuk membantunya.

“Malam mba’, bisa saya bantu?” tanyaku dgn sopan.
“Biar saya bantu” tambahku lagi, akupun menolongnya berjalan (wangi banget tubuhnya,seger rasanya)

Akupun menuntunnya karena sedang mabuk dan bertanya lagi.

“Mobilnya dmn?”

Dia hanya menunjukkan jari telunjuk ke suatu arah dan aku pun bertanya kembali.

“Bisa pinjam kunci mobilnya?”

Dia pun mencari dan memberikannya kepadaku (maksudku daripada jalan ga’ jelas kan mending menyalakan remote mobilnya), dan akupun melihat lampu mobilnya. Ditengah jalan akupun sedikit kemasukkan setan (ini disebabkan aku dari tadi dapat melihat toketnya).

Dan akhirnya akupun mengubah arah menuju gudang penyimpanan barang yang sudah ga’ pernah di pakai lagi, aku membuka pintunya… terdapat sebuah matras besar, sofa besar, meja dll. Barang-barang disini sangat masih bisa dipakai hanya karena bentuknya sudah kurang up to date makanya diskotik ini membuangnya dan menggantinya dgn yang model baru.
Aku menggiring cewek ini yang lagi mabuk menuju sofa, setelah dia duduk ku pandangi sekali lagi…(cantik banget, sexy, putih mulus lagi,makin ga’ kuat nich si “Rudal”), aku menggeledah isi tasnya, ada hp, dompet dan alat-alat kecantikan.

Akupun membuka isi dompetnya, terdapat banyak uang 100 rb an di dalamnya, kartu ATM dll, akupun melihat KTP-nya, tinggal di daerah elite memang…pantes tajir, kunci mobilnya aja kunci mobil Eropa dan akhirnya aku mengetahui namanya adalah Diana. Setelah itu kumasukkan semua barang-barangnya kembali. Aku kembali ke kantor sekuriti untuk mengambil minuman dan kembali ke gudang lagi.

Aku duduk di sebelah cewek mabuk itu dan menyodorkan minuman ke dia, awalnya dia si ga’ mau tapi terus ku paksa akhirnya dia terpaksa meminumnya, sambil dia minum langsung dari botol, ku coba untuk mencium lehernya dari samping aku duduk… lehernya wangi banget, wanginya tuch dapat merangsang gairah cowok, sambil ku cium-cium lehernya aku berusaha untuk mulai meraba-raba toketnya.

Ternyata lebih besar dari perkiraanku, tanganku sampai ga’ cukup untuk menampung toketnya…aku raba-raba dan kuremas-remas hingga Diana yg lagi mabuk meringis kesakitan, akupun mencoba mencari puting toketnya, yang bikin ga’ nahan nich belahan baju bagian dadanya yang rendah sehingga toketnya rasanya mau menyembul keluar…kucium-cium belahannya dan ku jilat-jilat (empuk rasanya).

Akupun mempunyai ide, kuambil botol bir dan menuangnya kebelahan dadanya hingga basah semua toketnya dan kujilat-jilat lagi. Kucium kembali lehernya dan aku mulai meraba-raba daerah memeknya, kuraba-raba dan kugesek-gesekan memakai jari tengah, sedikit kutekan kedalam sehingga Diana yg lagi mabuk bergerak ga’ karuan, akhirnya aku ga’ kuat lagi…aku membuka celana dan celana dalamku si “Rudal” sudah berdiri tegak.

Akupun menindihi tubuh Diana yg lagi mabuk dan melebarkan kedua kakinya, aku mencium kembali leher dan mulutnya dan ku gesek-gesekan si “Rudal” ke celana dalamnya (baru celana dalamnya aja sudah cenut-cenut apalagi klu nanti sudah ke dalamnya), kamipun akhirnya perang lidah dan ga’ ketinggalan akupun meremas-remas toketnya…Diana yg lagi mabuk pun akhirnya malah bergerak tambah ga’ karuan, aku merasakan daerah celana dalamnya sudah basah, kelihatannya nich cewek sudah horny.
Akupun berdiri dari sofa dan memegang kepala Diana, aku memajukan si “Rudal” untuk dikulumnya…Diana sempat ga’ mau dan lagi-lagi aku memaksanya, penisku berukuran sangat besar (bisa dikatakan di atas ukuran normal orang Asia), Diana pun mencoba untuk memasukkan penisku kedalam mulutnya, hanya masuk bagian kepalanya saja, mulut Diana terlalu mungil, kucoba memaju mundurkan kepalanya (enak sekali rasanya) tidak lupa bagian buahnya penisku.

Tanganku pun tidak tinggal diam, tangan kiriku tetap memegangi kepala Diana dan tangan kananku mencoba menerobos kedalam belahan bajunya, halus dan besar toketnya…kuremas-remas kuat-kuat hingga dia kesakitan lagi, aku coba mencari putingnya…kuputar-putar sambil kutarik-tarik.

30 menitpun berlalu di posisi mengulum, akhirnya kutarik penisku. Aku akhirnya membuka baju Diana hingga hanya tersisa BH dan celana dalam berwarna hitam, kulihat perutnya yang putih mulus dan rata. Aku pun memindahkan Diana ke matras, dia berbaring diatasnya…

Aku membuka BH-nya (toketnya memang benar-benar besar sekali), kuremas-remas kembali (memang gemas sekali melihatnya), akupun berada di atas perut Diana dan mendudukinya, aku menaruh penisku diantara toketnya sambil kutarik kepalanya kedepan dan aku menyuruh menjilati ujung penisku, tangan kanan ku mencoba meraba-raba belakang ke celana dalamnya.

Diana pun mengeluarkan suara-suara aneh dan bergerak ga’ karuan kembali. Setelah puas aku berganti posisi ke posisi 69, kumasukkan penisku kembali ke mulutnya dan aku membuka celana dalamnya dan mulai menjilati memeknya serta menyedotnya (harum banget memeknya orang tajir), aku mencoba menggelitiki memeknya dan itu berhasil membuat memeknya banjir kembali.

Sudah ga’ tahan lagi nich…
Aku pun mulai menyerang memeknya menggunakan penis ku, perlahan kumasukkan…terasa susah banget, memeknya kecil dan masih seret banget walau sudah ga’ perawan. Baru kumasukkan sedikit Diana sudah menjerit “Aaaaaaaaargggggggggggggh…sakit”.

Akupun tidak menghiraukan dan tetap berusaha dan akhirnya barangku masuk semua kedalam liang kenikmatannya dgn susah payah dan agak sedikit lama, aku pun memulai memompanya perlahan dan meraih kedua toketnya dan kuremas-remas, aku mendekatkan mukaku kelehernya dan menciumi serta menciumi bibirnya, aku berpindah ke toket…menjilat-jilati putingnya yang berwarna pink dan menggigitnya serta menariknya “Aaaaaaaaawwwww…” jerit Diana.

Klik disini
Aku pun mencepatkan tempo pompaanku, Diana pun mengimbanginya (dasar pertamanya ga’ mau tapi keenakkan juga), pompaan yang cepat membuat toketnya bergoyang-goyang kemana-mana membuat tambah gemas saja, akupun meremas-remas kedua toketnya. Tiba-tiba aku merasakan cairan hangat, ternyata Diana sudah mencapai puncak, “Koq sudah keluar?” tanyaku…akupun mempercepat pompaanku dan menyebabkan Diana tambah berteriak ga’ karuan.

Bosen dgn Man on Top akupun berpindah posisi sekarang Woman on Top, toket Diana terlihat besar bergelantungan dan bergoyang-goyang saat aku memompanya dgn cepat, aku pun merasa gemas lagi dan aku manarik Diana kebawah sehingga mukaku sekarang berada diantara kedua toket Diana, kuciumi,kujilati, kuremas, kupilin-pilin putingnya…

Toketnya jadi bulan-bulananku (tambah besar nich toket nantinya), dan aku merasakan cairan kembali setelah 20 menit berlalu setelah Diana ejakulasi pertamanya tadi, “Koq sudah keluar lagi,sayaang?” tanyaku…Diana pun tidak berekspresi, raut mukanya hanya diam menikmati pertempuran kita.
Kurubah lagi posisi, sekarang Diana ku gendong, aku menopang kedua pahanya dari bawah dan Diana memelukku…enak nich posisi ini, Diana pun tambah menjerit “aaah… aaah… aaah…sakit… aaah…”, ini di karenakan penisku terasa sekali menyodok memeknya…posisi ini berlangsung 15 menit dan aku merasakan aku sudah akan keluar juga, kutaruh Diana diatas meja, kupercepat pompaanku dan tidak lupa untuk diam tanganku meremas-remas toketnya dan akhirnya aku pun sampai puncak,

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaarghhhh…” aku dan Diana pun berteriak bersama, cairanku dan cairannya menyembur liang kenikmatannya sangat banyak sekali dan aku pun mecium bibirnya dan kedua toketnya (enak sekali pertempuran ini, hingga membuatku sangat lemas), aku menggendong Diana kembali ke matras dan menyuruhnya untuk menjilati sisa spermaku yang ada di penisku hingga habis.

Tidak lupa aku mencatat nomer HP-nya dan memfoto tubuhnya yang sedang bugil bersamaku memakai foto dari HP ku dan HP-nya Diana, dgn tujuan mungkin suatu saat aku bisa memakai tubuhnya lagi dan kami pun tertidur bersama, berpelukkan dalam keadaan bugil hingga pagi.

Tak terasa pagi pun berlalu, aku sudah bangun mendahului Diana karena aku ada apel pagi sebelum aku pulang kerumah dan Diana masih di ruangan gudang, ku kunci agar Diana tidak bisa keluar. Setelah apel pagi bubar aku dikagetkan dgn suara Eko.

“Oi kmn aja sob kemarin, aku cari-cari koq ga’ ada?” tanya Eko.
“Ga’ kemana-mana…keliling-keliling sekitar sini saja ” jawabku lemas gara-gara pertempuran kemarin.

Kita pun berpisah, kulihat Eko sudah pergi pulang mengendarai motornya dan aku kembali ke gudang. Aku masuk dan melihat Diana belum bangun, aku pun memakaikan baju-bajunya kembali dan menggendongnya ke sofa…tiba-tiba dia terbangun dan berteriak “sapa km?”

Akupun menjawab dgn enteng “Cowok kamu”
Diana pun kebingungan “Tempat apa ini? Kotor banget”, “Mau apa kamu?”…”Jangan-jangan kamu mau memperkosa aku?”

Akupun memotong pertanyaannya yang super panjang itu “Ga usah di omongin juga kita semalam sudah jadi layaknya suami istri, kamu menikmati permainanku dan aku menikmati tubuhmu”

Diana pun kaget “huh…apa kamu bilang? Ihhh jijik amat dech sama kamu…klu ngomong tuch di atur!!!” (Diana pun agak mulai marah).

“Kalau ga’ percaya ya lihat aja foto-foto di HP mu” celetukku.
Diana pun mencari Hpnya, belum lihat dari album fotonya dia pun kaget, foto wallpaper Hpnya ku ganti foto kita berdua lagi bugil dan dia pun sibuk mencari foto-foto di album Hpnya dan dia mulai menangis.

“Sudah ga’ usah nangis, aku ga’ akan bilang siapa-siapa lagian kamu juga sudah ga’ perawan…jadi apa bedanya” aku pun berbicara seenaknya serasa sudah menang.

Diana pun berdiri dan menuju pintu keluar dan akupun mencegatnya.

“Mau kemana?” tanyaku.
“Pulang!!!” bentak Diana.
“Aku yang nyetir kamu nanti di sebelahku melayani aku lagi” akupun tertawa didepannya.

“Huh…mau apa lagi?” Dianapun bingung.
“Sudah turuti aja kemauanku atau foto-fotomu yang semalam mau ku sebarin ke orang-orang” ancamku.

Akhirnya Diana menurut kepadaku karena ancaman itu, aku menyetir dan Diana duduk disebelahku, diperjalanan pulang aku dipuaskan kembali oleh Diana, aku menyuruhnya mengulum penisku kembali dan tidak lupa aku meremas-remas toketnya yang menggemaskan, cukup lama mengulumnya hingga akhirnya aku keluarin didalam mulutnya.

Tajir
Pertama Diana sempat berontak saat cairan penisku menyembur ke mulutnya tapi aku menahan kepalanya setelah selesai aku melihat Diana sempat memuntahkan cairannya di mobilnya, bisa kulihat dia sangat jijik melihatnya. Akhirnya aku sampai di terminal karena aku harus naik bemo menuju kos-kosanku, aku parkirkan mobil di tempat sepi dan aku pamitan sambil menciumi Diana.

“Hati-hati ya sayaang kalau pulang,terima kasih atas kenikmatannya semalam,kapan-kapan lagi ya” akupun tersenyum ke Diana.

Diana pun pergi dgn cepatnya dan aku hanya bisa tersenyum puas karena bisa ngewe wanita montok karena dia telah mabuk.
Share:

Ketahuan Onani oleh Kak Anis


Namaku Rendy, usiaku 22 tahun dan statusku kini sebagai mahasiswa, aku adalah anak kedua dari di keluargaku. Anak pertama dari keluargaku adalah kakak wanitaku yang bernama Anis. Kak Anis ini berusia 2 tahun diatasku, dia baru saja menyandang gelar sarjana hukumnya dibulan ini. Kak Anis ini mempunyai postur tubuh bohay sekali, selain bohay kulitnya juga putih mulus, payudara montok dan pantat nya semok.

Kak Anis mempunyai tinggi berat badan 59 kg dan tinggi badan 169 cm, tentu para pembaca bisa membaangkanya dengan gambaran kakak kandungku yang bohay dan tinggi itu. Banyak teman-teman coewok kakaku yang yang suka pada kakaku, dan juur saja aku sendiri saja suka sama kakak kandungku, entah ini salah atau benar, hhe. Entah aku ini bisa dibilang hypersex atau tidak, karena aku mempunyai kebiasaan onani hampir setiap hari.

Bahkan aku Onani bisa 3 kali sehari dengan menghayalkan Kak Anis. Pada keseharianku aku sering sekali secara diam-diam aku pergi kekamar Kak Anis untuk mengintipnya ketika dia tidur. Sampai pada suatu siang, aku melihat Kak Anis sedang berbaring di kursi pada ruang tamu dengan memakai rok mini dan baju ketat kesukaanya. Saat itu secara diam-diam aku perhatikan dia, ternyata siang itu dia sedang tidur.

Karena dia tertidur aku-pun bisa melihat tubuhnya yang sintal itu dengan puasnya, dan saat itu mataku tertuju pada pahanya yang putih mulus. Melihat pahanya itu secara spontan birahikupun mengebu-gebu. Entah apa yang aku pikirkan saat iru, keudian aku-pun mendekatinya, lalau jongkok dibawahnya dan meraba paha mulusnya yang putih itu. Dengan berhati-hati aku mengangkat roknya keatas dan terihatlah celana dalamnya yang menutupi area kewanitaanya.

Melihat itu, nafsuku semakin menjadi-jadi saja. Ketika aku menyingkapkan rok mininya, Kak Anis masih saja tertidur pulas, kini aku-pun memberanikan diri untuk menurunkan celana dalam-nya dengan extra hati-hati sampai atas lututnya. Setelah kupastikan aman, kemudian aku-pun mulai meraba kewanitaan-nya yang terlihat mengunduk dan mulai kuraba secara prlahan agar Kak Anis tidak terbangun.

Saat itu jantungku berdetak kencak, dan nafasku semakin cepat tidak beraturan karena menahan birahiku yang semakin menjadi-jadi saja. Sungguh kewanitaan Kak Anis sanagt indah dan menggemaskan. Kini mulailah aku menyelipkan jariku pada belahan kewanitaan Kak Anis yang sudah mulai basah itu. Aku tidak menyangka Kak Anis masih saja tertidur lelap dengan semua perlakuanku kepadanya, entah dia menikmatinya atau dia memang benar masih tertidur,hha.

Tapi bodo amatlah yang penting dia masih tertidur, haha… ini aku-pun semakin berani, mulailah aku memberanikan diri dengan menjilati kewanitaanya, dantidak kusangka sampai saat ini Kak Anis masih saja tetap tertidur pulas. Sungguh beruntung sekali aku, saat itu aku menjilati kewanitaan-nya sampai kewaitaanya becek dengan lendir kawinya. Hal itu membuatku semakin bernafsu saja.

Kini mulailah aku mengesek-gesekkan kejantananku diantara kedua paha mulusnya, Oughhh… sungguh nikmat sekali para pembaca. Bisa kalian bayangkan para pembaca bagaimana nikmatnya aku saat itu. Sungguh saat itu aku merasakan rasa nikmat yang luar biasa, terasa geli-geli nikmat gimana gitu, Oughhh… Mantap. Setelah ebebrapa menit aku menggesek-gesekan kejantanan-ku, kurasakan kejantananku berdeyut-denyut dan,

“ Aghhhhhhhh… Crutttttttttt… Crutttt… Crutttt… ”,

Keluarlah lahar panasku dari kejantanku, di paha Kak anis, sungguh nikmat sekali guest. Setelah sejenak aku menikmati sisa-sisa kenikmatanku, kemudian aku-pun bergegas membersihkan paha Kak Anis dan segera kupakaikan kembali celana dalam Kak Anis dengan perlahan agar dia tetap terjaga dalam tidurnya. Setelah itu aku-pun kembali kekamar, di dalam kamar aku terus membayangkan hal itu, jujur saja hal ini adalah pengalaman pertamaku dengan seorang wanita.

Singkat cerita pada dini hari pukul 2 pagi, aku secara diam-diam masuk kekamar Kak Anis dan bermaksud ingin mengulang hal yang seperti siang tadi. Saat itu aku melihat Kak Anis tertidur menggunakan piama terusan yang sexy. Mulaialah aku mendekati dan aku buka pelan-pelan piama Kak Anis. So wow man, ternyata Kak Anis saat itu tidak memakai celana dalam dan Bh. Saat itu terlihatlah payudara yang kira-kira ukuran bh-nya 34B, sungguh menakjubkan.
Mulailah kini aku meremas dan menjilati putting-nya yang berwarna kemerah mudaan itu.
Keriak aku menjilatinya, aku sempat medengar Kak Anis mendesah dengan matanya yang masih terpejam, setelah itu aku-pun melanjutkan aktifitasku kearah kewanitaan-nya. Kini mulailah aku menjilati clitoris-nya sampai puas. Setelah beberapa menit kurasakan kewanitaaan Kak Anis berkedut-kedut, dan,

“ Syurrrrrrrrr… Syur ”,

Dijepilatlah kepalaku dengan kedua pahanya dan kurasakan lidahku dialiri cairan hangat, yang ternyata itu adalah lendir kawin Kak Anis. Sejenaka aku hentikan jilatanku, sambil kuperhatikan paha Kak Anis yang merapat seperti sedang menahan pipis. Kuperhatikan matanya yang terpejam tetapi nafasnya cepat. Kini aku-pun membuka lebar paha-nya dan kugesekkan kejantananku dibibir kewanitaan-nya.

Beberapa menit kulakuakan itu pada akhirnya, aku menyemburkan kembali lahar panasku diatas perutnya, oughh… sungguh nikmat. Sebenarnya aku pengen merasakan gesekan dan cengkeraman otot kewanitaan-nya,tetapi aku takut dia bangun.Lagi pula dia kakak kandungku sendiri. Kubersihkan bekas air mani-ku dan kupakaikan kembali piama-nya,lalu aku pergi tidur.

Keesokan harinya, aku tidak mencobanya lagi karena aku takut jika Kak Anis mengetahui kelakuanku padanya, So, aku cuma onani sambil berfantasi saja. Sampai suatu malam,hujan turun sangat lebat sekali. Aku tidak ada kegiatan, jadi aku berencana nonton bf dikamarku.Lagi asik-asiknya nonton, tiba-tiba pintu kamarku diketuk.Aku langsung mematikan tv dan membuka pintu.Tapi tidak ada orang, melainkan secarik kertas.Kuambil dan kututup pintu kamarku.

Disitu tertulis ( aku tahu apa yang kamu lakukan padaku saat itu, kalau berni coba lagi) . Aku terkejut membacanya, mungkinkah Kak Anis tahu ? pikirku. Tapi kenapa dia menyuruh untuk melakukan lagi, tapi yasudahlah yang penting Kak Anis nggak marah dan dia suka. Dengan semangat campur nafsu setelah aku menonton video porno, aku mencoba pergi kekamar Kak Anis lagi, saat itu aku melihat matanya terpejam dan tubuhnya tertutup selimut.

Kemudian aku mendekati dan kutarik selimutnya, wow… ternyata Kak Anis kini nggak pakai baju alias telanjang bulat. Ketika aku sedang memandangi putting-nya yang merah, tiba-iba dia bangun dan memelukku, saat itu aku terkejut sekali dan aku spontan langsung berdiri,

“ Kenapa, kamu menghindar ?? kamu takut ??? kemarin kok berani, ayo kemari nikmati tubuh Kakak lagi”, ujarnya.

Dengan rasa sedikit ragu aku-pun menjawab,

“ Yang bener nih Kak ”, jawaku agak ragu.

Walau saat itu akau agak ragu, tapi yasudahlah aku terlanjur ketahuan. Saat itu aku langsung membuka bajuku dan langsung menerkamnya dan melumat bibirnya dan kuremas-remas payudara-nya tak lupa aku hisap putting-nya,

“ Sssss… Oughhh… Enak Ren, terus… Ssssss… Aghhhhh… ”, desahnya.

Kira-kira setelah 5 menit, aku-pun mulai menjamah payudara-nya dan aku mulai menuju kewanitaan Kak Anis. Aku menelusuri tubuh Kak Anis, kulitnya yang putih mulus dan kencang aku belai mulai payusara nya, terus ke perut nya yang rata, pusar nya. Aku cium pusarnya dan terus ke bawah munuju selangkangan Kakak luilu. harum aku cium tubuh Kak Anis. Sementara tangan Kak Anis mulai membalai kejantanan-ku yang sudah tegang dari tadi.

“ Oughhh…. nikmatnya…” ucapku.

Desahku ketika jari tangan Kak Anis yang lentik dan lembut menggenggam kejantananku yang berdenyut. tanganku mulai meremas kewanitaan Kak Anis yang makin basah. dengan bulu kewanitaan yang tidak terlalu lebat tapi tercukur rapih, aku bisa melihat belahan kewanitaan Kak Anis yang indah. Aku remas lembut dan aku belai kewanitaan Kak Anis,

“ Oughhh… Ris… Ssss… Aghhh… ”, desah Kak Anis.

Aku dekatkan lagi muka ku dengan selangkangan Kak Anis untuk ketuga kalinya, namun kali ini aku tak takut dan waswas seperti sebelumnya. makin dekat kewanitaan Kak Anis dengan wajah ku hingga aroma kewanitaan Kak Anis yang menarangsang makin terasa. Aku kecup lembut kewanitaan Kak Anis, dan Kak Anis langsung mendesah dan mengerang kerika bibir ku bersentuhan dengan permukaan kewanitaan Kak Anis,

“ Aghhh…. Rendy… nikmat… Oughhh… ”, erang nikmat Kak Anis lagi.

Aku yang makin bennafsu langsung mencium dengan buas kewanitaan Kak Anis, Aku jilat dan hisap kewanitaan nya, aku jilati cairan yang membasahi permukaan kewanitaan Kak Anis, aku terus menjilat kewanitaan-nya,

“ Oughhhh…. Sssss… enak…. terus… Agh… Agh… ”, erangnya.

Saat itu aku menjilati terus sampai kurasakan kewanitaan-nya menyemburkan cairan hangat dan berdenyut,
“ Ssssss… Aghhhhhhhh… ”, terdengar erangan Kak Anis tanda dia orgasme.

Aku meremas-remas payudara-nya agar nafsunya bangkit lagi. Kujilati sambil tanganku menggosok kewanitaan-nya yang basah,

“ Ayo Ren, kontol kamu masukin… Aghhh… ”, ucapnya.

Saat itu seperti yang sering kulihat di film porno, kubuka lebar selangkangannya dan kutusukkan kejantananku keliang surganya.sulit sekali, pelan-pelan dan blessss amblas kejantananku terbenam dalam kewanitaan-nya,
“ Oughhhhhh… Aghhhhhhhh…”, erangku nimatku.

Saat itu sementara tubuh Kak Anis sedikit tersentak saat kejantanan-ku masukke dalam liang surgaanya itu,

Agen Bandarq

Eughhhhhhh…….. ”, erang Kak Anis sambil menggigit bibirnya tanda Kak Anis menikmati tusukan pertama kejantananku ke dalam kewanitaan-nya.

Rasanya kejantananku seperti dijepit kuat sekali. mulailah aku memompa maju mundur Kak Anis yang sudah tidak perawan lagi, aku tidak tahu siapa yang sudah merenggut keperwanan-nya. Saat itu aku melihat Kak Anis mulai menikmatinya, kini sodokanku makin cepat,

“ Oughhh… Sssshhh…. Ayo Ren… lagi Ren… terus…. Aghhh…. ”, desah nimkatnya makin menjadi-jadi.

Dengan satu tangan menopang tubuh ku, sambil menggoyang pantaku naik turun, tanganku meremas payudara Kak Anis yang lembut kenyal namun kencang. tak hentinya Kak Anis mendesah dan mengerang saat sodokan demi sodokan kejantananku menembus kewanitaan Kak Anis. Suara kocokan kejantananku di kewanitaan Kak Anis menambah suara yang ada di ruangan itu.

Kak Anis memejam kan matanya, tanggannya ia naikan ke atas dan memegangin bantal dan meramasnya. tanda Kak Anis sangat menikmati pemainan ini dengan aku. dengan posisi itu aku dapat melihat tubuh Kak Anis yang indah ramping, seperti sebuah gitar dengan lekuk yang mulus. payudara-nya bergerak dan bergoyang seirama dengan sodokan kejantananku di laing ternikmat yang pernah aku rasakan.

Aku tak tahan hanya meremas payudara nya, sambil terus menggoyang pantat ku aku cium dan lumat lagi payudara Kak Anis dan aku gigit kceil putting nya,

“Aghhh… Ris…. Oughhh……. ”, desahnya agak keras.

Saat itu aku mencium bibirnya yang merah hingga,

“ Kak… Oughhh… aku mau keluar Kak… “ ujarku.

“ Jangan keluarin dulu Ren, tahan dulu yah kitakeluarin sama-sama, dan kamu keluari didalam aja Ren… Aghhhhh… ”, ujarnya lagi.

Saat itu aku berusah menahannya, dan kira selang 2 menit pada akhirnya,

“ Crutttttttttttt… Syurrr… Cruttt… Cruttt… Syurrr… Syurrr… ”,

Pada akhirnya kami-pun mendapatkan orgasme bersamaan, air maniku dan lendir kawin Kak anis berncampur menjadi satu pada liang senggama Kak Anis. Kurasakan kejantananku berdenyut-denyut dan nikmat yang luar biasa yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Aku merasakan kenikmatannya itu sampai pada ubun-ubunku. Saat itu aku menanamkan kejntananku dalam-dalam di kewanitaan Kak Anis, sedangkan kaki Kak Anis menghimpit kuat pinggangku.

Sementara kurasakan kejantananku terbasahi lendir kawin Kak Anis, saat itu aku melihat Kak Anis mengejang menahan kenikmatan orgasmenya. Kejantananku kubiarkan tertanam dalam sebari menikmati otot kewanitaan-nya yang berkontraksi meremas-remas kejantananku. Setelah selesai menikmati, kemudian aku mencabut kejantananku dan aku berbaring disamping Kak Anis sembari meremas-remas payudara-nya
“ Makasih ya Kak udah puasin aku ”, ucapku.

“ Iya Ren, permainan sex kamu juga nikmat kok ”, ujarnya sambil tersenyum puas.

Setelah percakapan itu, aku-pun tidak amu membuang-buang waktu yang nikmat ini. Kini aku melumat lagi bibir Kak Anis, dan bibir kami-pun kembali berciuman dengan lembut layaknya seperti sepasang kekasih. Setelah kami berciuman, kali aku ini diminta kak anis untuk berbaring terlentang, sementara Kak Anis memulai lagi perainan sex kami dengan berawal dari sebuah ciuman pada bibirku. Aku senidri saat itu tidak diam saja, tangan-pun mulai meremas kedua payudara-nya.

Setelah klimaks pertamaku, kejantananku yang tadinya sudah agak mendor mulai kii-pun mengeras kembali.
Tangan Kak Anis kemudian mengocok kejantanan-ku,

“ Eughhh… Sssss… Aghhh… ”, desahku merasakan nikmatnya kocokan Kak Anis.

Melihat kejantananku yang ereksi lagi, Kak Anis nampaknya sudah tidak tahan lagi dan dia langsung saja memposisikan tubuhnya diatas tubuhku. Dia mengatur posisinya lalu samapai posisinya dia kira pas, lalu tanggannya membimbing kejantananku pada liang senggamanya. Aku rasakan kewanitaan Kak Anis masih basah, dan ketika tepat kepala kejantananku berada di bibir kewaniataan-nya Kak Anis mengangkat tubuhnya dan perlahan memasukan kejantananku.

Karena kewanitaanya sudah licin, jadi kejantananku masuk dengan lancar ke dalam kewanitaan Kak Anis dan,

“ Blessssssssssssss… ”,

Saat kejantananku sudah masuk, aku-pun terpejam dan mendesah di iringi jepitan kewanitaan yan licin dan hangat itu menelan kejantanan-ku. Kak Anis yang sudah naik nafsunya langsung bergerak naik turun hingga mengocok kejantananku. sebenarnya aku kurang merasa kenikmatan seprti tadi dengan posisi sekarang, namum melihat gerakan dan goyangan Kak Anis yang bersemangat, menunjukan Kak Anis sangat menikmati posisi kali ini,

“ Eummmm… Sssssss… Aghhhhhhhh…. ”, desah Kak Anis.

Saat itu aku biarkan Kak Anis yang menguasai permainan kali ini, dan memang Kak Anis sangat menyukai posisi di atas ini, terbukti dengan goyangan pinggul Kak Anis yang makin liar hingga aku yang tadi agak pasif kembali mulai bergerak. Aku remas kedua payudara Kak Anis yang bergerak naik turun, kenyal dan lembut. Aku belai pinggangnnya dan aku raba punggung mulus Kak Anis yang kemudian aku tarik hingga kami berciuman kembali.

Kak Anis membungkuk tapi pinggulnya terus pergreak liar, naik turun, berputar hingga kejantananku yag ada dalam kewanitaan-nya semakin terasa terjepit, namum sangat nikmat, aku mulai dengan pelan mengocok naik turun namun aku yag pertama kali merasakan gaya tersebut agak kaku yang membuat Kak Anis tersenyum di antara erangan dan desahan nya. Aku cium payudara-nya, aku remas, aku hisap putting-nya dengan gemas.

Saat itu Kak Anis-pun merasa akan orgasme dengan goyangan pinggul yang makin cepat dang gerakan naik turun pantatnya yang bahenol juga erangan, dan desahannya. aku yang makin nafsu juga semakin aktif bergerak, tidak hanya ppinggul, namun tangan ku meremas payudara Kak Anis,

“ Oughhh… Sssss… Aghhh… Eumm… Ren… Kakak mau keluar… Aghhhhh… ”, desahnya.

Pada akhirnya tubuh Kak Anis-pun mengejang dan aku rasakan cairan hangat lagi di kejantananku yang masih ada di dalam kewanitaan Kak Anis,

“ Aghhh… Syurrrrrrrrrrr…. ”, desahnya panjangnya di iringi klimaksnya.

Setelah itu kemudian tubuh Kak Anis terkulai lemas dan memposisikan tubuhnya rebahan di atas tubuhku hingga payudara Kak Anis menempel di dadaku. Aku biarkan beberapa saat dan aku juga menikmati remasan dari otot kewanitaan Kak Anis yang berkontraksi meremas dan menjepit batang kejantananku. Aku yang tidak mau kehilangan momen itu langsung membalikan dan memutar tubuh kali hingga kembali Kak Anis di bawah.

Setelah aku berada diatas Kak Anis masih dengan kejantananku di kewaintaan Kak Anis, tanpa buang waktu aku-pun mengenjot kembali kejantananku maju mundur dengan sekuat tenaga. Selang 10 menit kurasakan kejantananku nampaknya akan menyemburkan lahar panasnya lagi dan,

“ Oughhh… Kak, aku mau keluar Kak ”, ucapku.

Dan kemudian,

Agen Bandarq

 “ Cruttttt… Cruttt… Cruttt… ”,

tersembulah air mani-ku aku di dalam rahim Kak Anis dan aku-pun terkulai lemas di atas tubuh kakakku yang indah dan sintal itu. Setalah selesai aku rasakan kenikmatan itu, aku berbaring lagi di sebalahnya sembari mencium bibir Kak Anis dengan ciuman kecil,

“ Kamu hebat ngesex-nya ya Ren, makasih ya adiku sayang… ”, ucap Kak Anis sambil tersenyum.

“ Hehehe… Iya kak, Rendi juga makasih ya kak… Emuuuach… ”, ucapku sambil mencium bibir Kak Anis.

Saat itu kamipun kehabisan tenaga, pada malam itu kamipun pada akhirnya tidur saranjang karena kelelahan dan masih telanjang sambil berpelukan. Semenjak skandal kami itu, dirumah kami sering melakukan hubungan sex kapan saja ketika suasana aman. Sungguh hal yang menyenangkankan bisa bersetubuh dengan kakak kandung yang se bohay dan seliar itu. Hubungan kamipun terus berlanjut sampai saat ini, entah sampai kapan hubungan kami ini berakhir, hanya waktu yang bisa menjawabnya. Selesai
Share:

Bercinta Dengan Pacar Baru


Cеritа ini mеruраkаn kiѕаh рribаdi ѕауа уаng tеrjаdi ѕеkitаr tаhun 2009. Cеritа ini bеrаwаl kеtikа ѕауа mulаi mеlаnjutkаn ѕtudi di ѕаtu реrguruаn tinggi ѕwаѕtа di kоtа Jоgjа. Sауа ѕеndiri dаtаng dаri dаеrаh уаng tеrреnсil jаuh dаri kеrаmаiаn dаn реrgаulаn kоtа. Domino99

Nаmа ѕауа Yоgа, uѕiа ѕеkаrаng 25 tаhun. Sауа dibеѕаrkаn di kеluаrgа уаng ѕаngаt kеrаѕ. Wаlаuрun bukаn dаri kаlаngаn militеr, nаmun ibu ѕеlаlu mеndidik ѕауа dеngаn kеrаѕ. Dаn hаѕilnуа mеmаng tеrbukti, ѕауа mеnjаdi аnаk mаmi уаng ѕuреr реnurut dаn аlim. Dаlаm hаl реndidikаn рun ѕауа ѕеlаlu mаѕuk rаnking.

Kеrаѕnуа ibu dаlаm mеndidik ѕауа, tеlаh mеnjаdikаn ѕауа ѕеbаgаi ѕеоrаng реmudа ‘kuреr’. Sауа tidаk biаѕа mеngikuti trеnd mоdе tеrbаru уаng ѕеlаlu ditiru оlеh реmudа-реmudа lаin. Tарi biаrlаh itu tidаk tеrlаlu mаѕаlаh bаgi ѕауа. Ibu ѕаngаt mеlаrаng kеrаѕ ѕауа untuk mеmрunуаi расаr, аlаѕаnnуа tаkut mеnggаnggu ѕеkоlаh. Nаmun bаgаimаnа рun реmbаса, ѕауа ini ѕеоrаng рriа nоrmаl уаng mеmbutuhkаn tеmаn wаnitа untuk bеrbаgi сеritа ѕukа dаn dukа.

Sесаrа diаm-diаm ѕауа mеnjаlin kiѕаh сintа mоnуеt di SMA kеlаѕ duа. Nаmаnуа Adеl, diа аnаk оrаng kауа, саntik, рintаr, роkоknуа ѕауа сintа bеrаt ѕаmа diа. Sауа dаn diа kеbеtulаn bеdа kеlаѕ, nаmun ѕауа tеtар bеrhubungаn dеngаn diа ѕеlераѕ bubаrаn ѕеkоlаh. Kiѕаh сintа ѕауа dеngаnnуа bеrjаlаn nоrmаl-nоrmаl ѕаjа. Nаmun tеruѕ tеrаng ѕаjа ѕауа kаlаh аgrеѕif dеngаnnуа. Sауа ѕеndiri ѕаngаt mаlu untuk ѕеkеdаr mеnсiumnуа, wаlаuрun hаѕrаt di hаti ѕаngаt mеnggеbu-gеbu.

Hаri dеmi hаri, minggu dеmi minggu, bulаn dеmi bulаn, tаhun dеmi tаhun, ѕауа lаlui dеngаnnуа ѕаmраi аkhirnуа ѕауа hаruѕ реrgi kе Jоgjа untuk mеlаnjutkаn ѕtudi. Sеwаktu реrgi ѕауа bеrаnikаn diri untuk ѕеkеdаr mеmbеri сiumаn ѕеbаgаi tаndа реrрiѕаhаn. Luсunуа.. wаktu ѕауа mеnсiumnуа, juѕtru diа уаng mаlаh mеndаhului ѕауа, ѕеhinggа ѕауа gеlаgараn ѕеkаliguѕ ѕеnаng dаn nikmаt ѕеkаli rаѕаnуа. Bibir kаmi ѕаling bеrраgut сukuр lаmа. Sауа рun mеnikmаti реrmаinаn ini.

Kееѕоkаn hаrinуа, ѕауа bеrаngkаt kе Jоjа. Pеrаѕааn ѕеdih mеnghinggарi diri, kеtikа mеlihаtnуа mеnitikkаn аirmаtа untuk mеlераѕkаn kереrgiаn ѕауа. Sауа рun аkhirnуа kuliаh, ѕеtiар bulаn ѕауа ѕеlаlu bеrkоmunikаѕi wаlаuрun hаnуа mеlаlui HP. Sауа tidаk dараt рulаng ѕеtiар bulаn mеnеmuinуа, kаrеnа wаlаuрun рulаng ѕауа tidаk dараt mеnеmuinуа kаrеnа ibu аkаn ѕаngаt mаrаh kаlаu ѕауа kеtаhuаn расаrаn. Yаng lеbih раrаh lаgi, kаlаu kеtаhuаn ѕауа расаrаn, biауа kuliаh ѕауа аkаn diсаbut.

Tidаk tеrаѕа ѕауа ѕudаh hаmрir 6 ѕеmеѕtеr, dаn ѕеlаmа itu рulа ѕауа tidаk bеrjumра dеngаnnуа. Pаdаhаl ѕауа ѕаngаt rindu bеrаt untuk bеrtеmu dеngаnnуа, hinggа ѕuаtu реriѕtiwа dаtаng mеnghаmрiri kеhiduраn ѕауа уаng mеruраkаn сеritа реrubаhаn hiduр ѕауа.

Baca Juga : Pijatan Guru Olah Raga

Kiѕаh ini tеrjаdi ѕеwаktu ѕауа turut ѕеrtа dаlаm ѕеbuаh асаrа kаmрuѕ, tераtnуа реnеrimааn mаhаѕiѕwа bаru. Tidаk ѕеngаjа, ѕауа bеrjumра dеngаn ѕеоrаng mаhаѕiѕwi, dаn уа аmрun.., diа itu wаjаhnуа miriр ѕеkаli dеngаn Adеl расаr ѕауа di SMA itu. Wаjаhnуа, bоdуnуа, rаmbutnуа, роkоknуа ѕеgаlаnуа dесh, nаmun уаng ini, lеbih ѕеkѕi, tеrlihаt dаri bеntuk рауudаrаnуа уаng аduhаi.

Lаnjutnуа ѕауа рun mеnjаlin kiѕаh аѕmаrа dеngаnnуа. Nаmаnуа Niа, аѕаlnуа dаri Kаlimаntаn, dаn kеbеtulаn ѕауа ѕаtu fаkultаѕ dеngаnnуа. Kiѕаh аѕmаrа ini bеrbulаn-bulаn bеrjаlаn tаnра ѕереngеtаhuаn ibu.

Suаtu hаri ѕауа mеngаjаknуа kе kоntrаkаn ѕауа. Di kоntrаkаn ѕауа, diа mеnоntоn tеlеviѕi, ѕеdаngkаn ѕауа hаnуа mеmаndаngi wаjаhnуа уаng mеnurut ѕауа itu аdаlаh Adеl. Kеbеtulаn wаktu itu Niа mеmаkаi раkаiаn kаоѕ kеtаt wаrnа рutih, ѕеhinggа nаmраk ѕеkаli рауudаrаnуа mеnоnjоl.
“Kеnара lihаt-lihаt, аdа уаng аnеh?” tаnуа Niа kеtikа ѕауа ѕеdаng mеmреrhаtikаnnуа.

“Nggаk.. сumа lаgi mеnikmаti сiрtаhаn Tuhаn.” jаwаb ѕауа.
“Ciрtааn Tuhаn..?” ujаr Niа ѕаmbil mеnаtар ѕауа.

Sауа tаtар mаtаnуа уаng bеning, ѕауа dеkаtkаn wаjаhnуа, lаlu ѕесаrа rеflеkѕ bibir ѕауа mеndеkаti bibirnуа.

“Jаngаn асh..,” uсарnуа ѕаmbil mеmаlingkаn wаjаhnуа.

Nаmun kеrinduаn ѕауа tеrhаdар Adеl tеlаh mеndоrоng ѕауа untuk lеbih bеrаni mеndеkаtinуа. Sауа реluk diа dаri bеlаkаng, tаngаn ѕауа mеmеluk kеduа реrutnуа, ѕеdаngkаn wаjаh ѕауа mеnсiumi rаmbutnуа. Sауа gеѕеkkаn hidung tеrhаdар rаmbutnуа, аkh… wаngi ѕеkаli rаmbutnуа.
Agen Bandarq Kаli ini Niа diаm ѕаjа. Pеlаn-реlаn ѕауа tаrik tаngаn kе аtаѕ mеnуеntuh рауudаrаnуа. Niа рun hаnуа tеrdiаm dаn nаmраknуа diа рun ѕаngаt mеnikmаti реrmаinаn ini. Akh.., bеѕаr ѕеkаli рауudаrаnуа, tаngаn рun hаmрir tidаk muаt mеmеgаngnуа. Mаѕih dаlаm bаlutаn kаоѕ kеtаtnуа, ѕауа rеmаѕ реrlаhаn рауudаrаnуа.

“Akh..!” Niа mеndеѕiѕ.

Mulut рun bеrаlih kе bеlаkаng tеlingаnуа, dаn.. Niа mеmbаlikаn tubuhnуа, lаlu bibirnуа mеnсium bibir ѕауа. Sауа kаgеt ѕеkаliguѕ ѕеnаng. Sауа kulum bibir tiрiѕnуа, bеrрindаh dаri bibir аtаѕ kе bibir bаwаh, bеgitulаh ѕеtеruѕnуа ѕаmраi ѕауа hаmрir mеrаѕа kеhаbiѕаn nараѕ. Yаng раling mеngаѕуikаn dаri реrmаinаn ini аdаlаh ѕеwаktu Niа mеnуuruh mеngеluаrkаn lidаhnуа, kеmudiаn Niа mеnаrik lidаh ѕауа kе mulutnуа dаn mеngulumnуа hinggа kаdаng gigi kаmi ѕаling bеrаdu. Enаk ѕеkаli rаѕаnуа, tidаk dараt dilukiѕkаn dеngаn kаtа-kаtа.

Sеmеntаrа bibir kаmi ѕаling bеrраgut, kеduа tаngаn рun mulаi bеrаkѕi mеnggеrауаngi рауudаrаnуа. Sауа mаѕukkаn tаngаn kе dаlаm bаju kеtаtnуа, dаn tеrаѕаlаh ‘gunung kеmbаr’ уаng сukр bеѕаr. Wаlаuрun mаѕih tеrbungkuѕ BH, nаmun tаngаn ѕауа dараt dеngаn lеluаѕа mеrеmаѕnуа.

“Kаmu nаkаl..!” uсар Niа ѕаmbil mеlераѕkаn раgutаnnуа.

Nаmun ѕауа tеruѕ mеmburunуа, kаli ini сiumаn ѕауа аrаhkаn kе bаgiаn lеhеrnуа уаng jеnjаng.

“Oh… Ohh… ѕhh.. аkh… tеruѕ.. tеruѕ..!” dеѕаh Niа ѕаmbil mеnеkаnkаn kеduа tаngаnnуа kе kераlа ѕеhinggа wаjаh ѕауа аmblаѕ di lеhеrnуа.

Sеtеlаh рuаѕ tаngаn ini mеrеmаѕ kеduа ‘bukit kеmbаr’-nуа, kаli ini ѕауа tаrik kе аtаѕ bаju kеtаtnуа, реrlаhаn tарi раѕti. Nаmраklаh kеduа рауudаrаnуа уаng рutih dаn muluѕ, ѕеmеntаrа реniѕ ini ѕudаh mеnеgаng dаn mеnуilаng di dаlаm сеlаnа dаlаm ѕауа.

Nаmраk kеduа gundukаn рауudаrаnуа tеrbungkuѕ BH bеrwаrnа hitаm. Sауа tаrik tаli bеlаkаng BH Niа, dаn оlа-lа… Kаli ini Niа ѕudаh tidаk mеmаkаi BH lаgi dаn nаmраklаh ѕераѕаng рауudаrа уаng bеѕаr dаn рutingnуа уаng bеrwаrnа kеmеrаhаn. Sауа сium, ѕауа kulum, lаlu ѕеdikit gigit рutingnуа.

“Oѕhh… асhh.. hh… ngg..!” Niа mеrасаu mеrаѕаkаn kеnikmаtаn indаhnуа реrmаinаn ini.

Sауа рindаhkаn сiumаn kе рауudаrа ѕеbеlаhnуа dаn Niа рun mеlеnguh kеnikmаtаn.
Sеmеntаrа itu tаngаn Niа mulаi mеmbukа kеmеjа ѕауа. Sаtu dеmi ѕаtu kаnсingnуа tеrlераѕ, ѕеhinggа ѕауа рun tidаk mеmаkаi bаju lаgi. Puаѕ mеmаinkаn kеduа рауudаrаnуа, bibir ѕауа mulаi mеmаinkаn рuѕаrnуа dаn lаgi-lаgi Niа mеlеnguh kеgеliаn.

Kаli ini birаhi ѕudаh ѕаmраi di ubun-ubun. Sауа bukа сеlаnа jеаnѕ-nуа уаng mеmbаlut раhаnуа, dаn tеrnуаtа Niа mеmаkаi сеlаnа dаlаm bеrwаrnа рink bеrmоtifkаn rеndа. Sауа tаrik сеlаnа dаlаmnуа, nаmраklаh vаginа Niа уаng indаh, bulunуа mаѕih ѕеdikit. Lаlu kаli ini сiumаn ѕауа аrаhkаn kе vаginаnуа.

“Oh… аh.., ѕhh.., Yоgа.. аku udаh mо kеluаr..!” ujаr Niа ѕаmbil mеnggеlinjаng.

Kераlаnуа mеnggеlinjаng kе kаnаn dаn kiri, ѕеdаngkаn rаmbutnуа ѕudаh асаk-асаkаn. Sауа jilаt kеmаluаn Niа уаng bеrwаrnа ѕеdikit kеmеrаhаn, kеmudiаn mеnуеdоtnуа.

Tibа-tibа.., “Aku kеluаааr..!” ujаr Niа ѕаmbil mеmеlu tubuh ѕауа kеrаѕ-kеrаѕ.

Sеmеntаrа jаri tаngаn ѕауа mеmbаntu mеmutаr liаng kеmаluаnnуа аgаr Niа dараt mеrаѕаkаn оrgаѕmе уаng luаr biаѕа.

Mеlihаt реriѕtiwа itu ѕауа ѕеndiri ѕudаh tidаk tаhаn. Sауа lераѕkаn сеlаnа jеаnѕ ѕауа tеrmаѕuk сеlаnа dаlаmnуа, ѕеhinggа kаmi bеnаr-bеnаr bugil аliаѕ tеlаnjаng. Niа ѕеndiri nаmраk kаgеt mеlihаt реniѕ ѕауа. Pеniѕ ѕауа mеmаng tidаk tеrlаlu bеѕаr nаmun сukuр раnjаng. Pеniѕ ѕауа ѕudаh tеgаng dаn ѕudаh ѕiар untuk tinggаl lаndаѕ.

Agen Bandarq Nаmраknуа Niа ѕudаh mеngеrti kаlаu ѕауа ѕudаh tidаk tаhаn lаgi. Lаlu tаngаnnуа mеmbimbing реniѕ ѕауа kе lubаng kеnikmаtаnnуа. Sауа tеkаn реrlаhаn bаtаng реniѕ ѕауа kе lubаng vаginа Niа. Suѕаh ѕеkаli. Lаlu ѕауа dоrоng раntаt kе dераn dаn реrlаhаn tарi раѕti kераlа реniѕ ѕауа mаѕuk kе lubаng kеnikmаtаn Niа.

“Oh.. tеruѕ. Tеruѕ.., dоrоng lаgi..!” ujаr Niа kеgеliаn.

Kераlа реniѕ ѕауа ѕеndiri tеrаѕа аdа уаng mеmijаt-mijаt, еnаk ѕеkаli rаѕаnуа. Lubаng kеmаluаn Niа ѕаngаt kесil, ѕеhinggа реniѕ ini tеаrаѕа ѕаngаt tеrjерit. Sауа dоrоng lаgi раntаt dаn blеѕ.., ѕеluruh bаtаng kеmаluаn ѕауа mаѕuk kе lubаng vаginа Niа.
Kеmudiаn ѕеtеngаh реniѕ ѕауа tаrik kеluаr, lаlu dоrоng kе dаlаm ѕереrti gеrаkаn оrаng ѕеdаng рuѕh-uр

“Oh.. уеѕ.. уеѕ… tеruѕ… tеruѕ… аku mо kеluаr lаgi..!” ujаr Niа ѕаmbil mеrеm mеlеk.

Sауа реrсераt gеrаkаn mеmоmра ѕеhinggа tеrdеngаr bunуi уаng unik уаng kеluаr dаri dаlаm liаng ѕеnggаmа Niа. Sеmеntаrа ѕауа рun ѕudаh mulаi mеrаѕаkаn оrgаѕmе, ѕауа реrсераt gеrаkаn рuѕh-uр, dаn tibа-tibа ѕауа mеrаѕа ѕреrmа mulаi mеngumрul. Dаn, сrоt.. сrоt… сrоt..! Kеluаrlаh ѕреrmа diiringi rаѕа nikmаt уаng luаr biаѕа.

Sеmеntаrа Niа ѕеndiri mulаi mеrаѕаkаn аkаn оrgаѕmе. Sауа саbut реniѕ уаng kеlеlаhаm ѕеtеlаh bеrtеmрur. Sауа mаѕukkаn jаri tеlunjuk lаlu mеmutаr-mutаr, ѕауа jеlаjаhi ѕеluruh iѕi vаginа Niа ѕаmраi аkhirnуа Niа mеrаѕаkаn kеmbаli indаhnуа реrmаinаn сintа ini.
Hаri-hаri bеrikutnуа kаmi ѕеring mеngulаngi реrmаinаn ini, tеntunуа dеngаn vаriаѕi dаn роѕiѕi уаng bеrbеdа. Untuk mеnghindаri hаl-hаl уаng tidаk diinginkаn, ѕауа рun ѕеring mеmаkаi ‘реlindung’ уаng kаdаng Niа ѕеndiri уаng mеnуеdiаkаnnуа.

Tеrnуаtа bеrсintа itu mеngаѕуikаn, lауаknуа bеrmаin ѕераk bоlа. Dimulаi dаri fоrе рlау ѕаmраi kеnikmаtаn уаng tiаdа bаndingаnnуа. Sеmеntаrа itu, Adеl nаmраknуа tidаk kuаѕа mеnоlаk kеinginаn оrаngtuаnуа untuk mеnikаh dеngаn рriа рilihаn оrаngtuаnуа. Sауа ѕеndiri tidаk dараt bеrbuаt ара-ара. Uсараn ѕауа раdаnуа hаnуа ѕаtu, “Sеmоgа kаmu bаhаgiа.”

Kiѕаh сintа ѕауа dеngаn Niа аkhirnуа kаndаѕ ѕеtеlаh Niа рulаng kе Kаlimаntаn dаn tidаk реrnаh mаu mеnghubungi ѕауа lаgi. Pеrmаѕаlаhаn уаng kаmi hаdарi ѕudаh mеmbuаtnуа mеluраkаn lаgi diri ѕауа. Kini ѕауа hiduр ѕеndiri lаgi dаn tеntunуа tidаk dараt mеrаѕаkаn indаhnуа bеrmаin сintа. Sеlаmаt jаlаn Adеl dаn Niа ѕаng реnggаnti
Share:

CERITA SEKS KURENGGUT PERAWAN OLIVE GADIS CILIKKU


Sebut saja namaku Adly, aku seorang mahasiswa dari salah satu kampus pariwisata di kota bandung. Kebetulan aku ini sudah mahasiswa semester akhir di perguruan tinggi di Bandung, jadi kegiatanku pada setiap harinya hanyalah mengerjakan skripsi karena tugas-tugas dan mata kuliah sudah tidak ada lagi.

Karena terbilamg aku punya banyak waktu luang, maka aku-pun sering berkunjung ketempat kakak-ku di Jakarta. Pada suatu hari aku-pun pergi ke Jakarta, sesampainya di rumah kakak-ku aku melihat ada tamu. Karena kakak-ku melihat aku yang sedang datang maka kakakku-pun menyuruhku masuk dan, aku-pun dikenalkan kakakku kepada tamu itu.

Omong punya omong ternyata rupanya tamu itu adalah teman kakak-ku semasa kuliah, teman kakak-ku itu bernama bang Rehan. Bang Rehan ini orangnya amatlah ramah dan baik kepadaku, dia berusia sepantaran dengan kakak-ku aitu 39 tahun. Dari perkenalan ketika dirumah kakak-ku itu, pada suatu hari aku-pun diundang untuk bermain kerumah bang Rehan.

Karena memang aku berniat untuk bermain, apa salahnya jika aku aku mengiyakan undangan bang rehan kerumanya. Pada keesokan harinya aku-pun bermain kerumah bang Rehan, sesampainya disana seperti biasa bang Rehan menyambut aku dengan ramahnya. Setelah aku dipersilahkan masuk, maka aku-un dikenalkan bang Rehan kepada anak dan istrinya.

Shela nama istri bang Rehan, setelah berkenalan kami-pun kemudian menuju ruang tamu bang Rehan untuk mengobrol disana. Obrolan demi orolan-pun berlalu, dari obrolan kami tadi aku baru tahu kalau selisih usia teh Shela ini usianya 5 tahun lebih muda Bang Rehan. Teh Rani dan bang Rehan telah dikaruniai 1 anak yang sudah beranjak dewasa yaitu bernama Olive.

Singkat cerita 3 hari setelah aku kenal dengan Bang Rehan, saat itu tepatnya pada hari Rabu, dimintai tolong oleh bang Rehan untuk menemani dan menjaga Olive di rumahnya. Karena pada saat itu bang Rehan dan istrinya akan pergi ke Surabaya untuk menjenguk ibu dari istri bang Rehan yang sedang sakit dukup serius dan telah dirawat dirumah sakit.

Dari kabar adik istri bang Rehan, katanya bang rehan dan istrinya harus segera kesana, karena mertua bang rehan selalu menanyakan bang Rehan dan teh Shela. Maklum karena katanya bang Rehan Teh Shela ini adalah anak kesanganya dan begitu juga bang Rehan adalah menantu kesayangan mertuanya.

Sebagai menantu kesayangan bang Rehan-pun segera meminta cuti kerja selama 1 minggu. Setelah mendapat cuti bang Rehan dan Teh Shela-pun segera berangkat, sedangkan Olive tinggal dirumah denganku karena dia harus bersekolah. Hari demi hari-pun berlalu, tidak terasa aku-pun telah tinggal dirumah bang Rehan selama 3 hari.

Tidak kusangka pada saat itu aku merasa jenuh sekali, karena ketika pagi sampai siang aku dirumah bang Rehan sendirian karean si Olive pada jam-jam itu dia bersekolah. Untuk menghilangkan kejenuhanku pada saat itu, aku-pun menyalakan DVD dan memutar sebuah kaset DVD yang berisikan film action. agen dominoqq

Singkat cerita aku-pun telah selesai memutar 1 film action tersebut, karena sudah selesai maka aku-pun segera mencari kaset DVD lainya. Ketika aku sedang meilih-milih kaset, tidak sengaja aku menemukan bebrapa kaset porno yang nampaknya adalah koleksi dari Bang Rehan. Wah, kebetulan sekali aku sedang dirumah sendirian.

Melihat suasana yang memungkinakan itu, aku-pun segera memutar kaset BF itu, ditengah asiknya aku menonoton film dewasa itu, tidak kusangka tiba-tiba terdengar pintu depan terbuka, beteapa kagetnya aku saat itu. Dengan buru-buru aku-pun segera mematikan televisi dan menyimpan bungkus kaset DVD di bawah karpet. Ternyata yang datang adalh Olive,

“ Hallo, Bang Adly, ” ucap Olive meyapaku kemudian dia baru masuk kerumah dan tersenyum.
Sambungnya lagi,

“ Oh iya Bang, tolong bayarin ojek Olive dong bang, Olive nggak ada uang receh, abang ojeknya nggk punya kembalian nih, ” Ucapnya padaku.

“ iya bawel, ” jawabku singkat.

Kemudian aku-pun segera keluar untuk membayar ongkos ojek Olive. Setelah membayar saat itu akupun segera masuk kedalam rumah kembali. Waduh, habislah aku, pada saat itu Olive dengan santainya duduk di karpet di depan TV, dan menyalakan Tv itu. Sungguh bodoh sekali aku, aku lupa tidak mematikan DVDnya.

Alhasil diputarlah Film BF yang sedang setengah jalan tadi oleh Olive. Mengetahui aku yang telah kembali kedalam rumah, Olive-pun memandang kearahku sambil tertawa geli,

“ Oh rupanya seperti ini yang BangAdly kalau orang lagi begituan, Olive sering banget Bang diceritain sama temen-temen sekolah, tapi Olive baru ngelihat langsung film beginian kali ini, hha, ” ucap Olive denga santai dan lugunya.

Saat itu aku bingung harus menjawab apa kepada Olive,

“ Olive, apa-apan kamu ini, ayo buruan matikan !!! kamu nggak boleh nonton film kayak gtu, kamu belum cukup umur, Ayo cepetan matiin !!!, ” tegurku kepada Olive.

“ Ihhh, BangAdly Jangan gitu dong, Tuh liat adeganya cuma begitu doang, film yang sering diceritain sama temenku di sekolah nggak ada apa-apanya sama film yang ini, huh !!!, ” ucapnya membangkang.

Entah aku harus berbuat apa saat itu, aku khawatir jika aku melarang Olive nanti justru aku akan dilaporkan kepada orangtuanya. Tanpa menjawab perkataan Olive, aku-pun pergi ke dapur untuk membuat minum dan membiarkan Olive terus menonton. Dari dapur aku duduk-duduk di belakang membaca majalah. Sekitar jam 7 malam, aku keluar dan membeli makanan.

Sekembalinya, di dalam rumah kulihat Olive sedang tengkurap di sofa mengerjakan PR, dan astaga dia mengenakan piyama yang pendek dan tipis. Tubuh mudanya yang sudah mulai matang terbayang jelas. Paha dan betisnya terlihat putih mulus, dan pantatnya membulat indah. Aku menelan ludah dan terus masuk menyiapkan makanan.

Setelah makanan siap, aku-pun memanggil Olive. Oh shit man, tidak kusangka Olive pada saat itu tidak memakai BH, karena puting payudara-nya saat itu terlihat membayang dari balik piyama-nya tipis itu. Saat it aku semakin gelisah karena penisku yang tadi sudah mulai berdenyut-denyut tak karuan, kini Peniskku sudah menegak dan mengganjal di celanaku.

kembali bersama kami Surga Langit Ke Tujuh yang menyuguhkan cerita seks dari seorang mahasiwa tingkat akhir yang merenggut keperawanan gadis SMP, yang tidak lain anak itu adalah anak teman kakaknya sendiri. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini.

Sebut saja namaku Adly, aku seorang mahasiswa dari salah satu kampus pariwisata di kota bandung. Kebetulan aku ini sudah mahasiswa semester akhir di perguruan tinggi di Bandung, jadi kegiatanku pada setiap harinya hanyalah mengerjakan skripsi karena tugas-tugas dan mata kuliah sudah tidak ada lagi.

Karena terbilamg aku punya banyak waktu luang, maka aku-pun sering berkunjung ketempat kakak-ku di Jakarta. Pada suatu hari aku-pun pergi ke Jakarta, sesampainya di rumah kakak-ku aku melihat ada tamu. Karena kakak-ku melihat aku yang sedang datang maka kakakku-pun menyuruhku masuk dan, aku-pun dikenalkan kakakku kepada tamu itu.

Omong punya omong ternyata rupanya tamu itu adalah teman kakak-ku semasa kuliah, teman kakak-ku itu bernama bang Rehan. Bang Rehan ini orangnya amatlah ramah dan baik kepadaku, dia berusia sepantaran dengan kakak-ku aitu 39 tahun. Dari perkenalan ketika dirumah kakak-ku itu, pada suatu hari aku-pun diundang untuk bermain kerumah bang Rehan.

Karena memang aku berniat untuk bermain, apa salahnya jika aku aku mengiyakan undangan bang rehan kerumanya. Pada keesokan harinya aku-pun bermain kerumah bang Rehan, sesampainya disana seperti biasa bang Rehan menyambut aku dengan ramahnya. Setelah aku dipersilahkan masuk, maka aku-un dikenalkan bang Rehan kepada anak dan istrinya.

Shela nama istri bang Rehan, setelah berkenalan kami-pun kemudian menuju ruang tamu bang Rehan untuk mengobrol disana. Obrolan demi orolan-pun berlalu, dari obrolan kami tadi aku baru tahu kalau selisih usia teh Shela ini usianya 5 tahun lebih muda Bang Rehan. Teh Rani dan bang Rehan telah dikaruniai 1 anak yang sudah beranjak dewasa yaitu bernama Olive.

Singkat cerita 3 hari setelah aku kenal dengan Bang Rehan, saat itu tepatnya pada hari Rabu, dimintai tolong oleh bang Rehan untuk menemani dan menjaga Olive di rumahnya. Karena pada saat itu bang Rehan dan istrinya akan pergi ke Surabaya untuk menjenguk ibu dari istri bang Rehan yang sedang sakit dukup serius dan telah dirawat dirumah sakit.

Dari kabar adik istri bang Rehan, katanya bang rehan dan istrinya harus segera kesana, karena mertua bang rehan selalu menanyakan bang Rehan dan teh Shela. Maklum karena katanya bang Rehan Teh Shela ini adalah anak kesanganya dan begitu juga bang Rehan adalah menantu kesayangan mertuanya.

Sebagai menantu kesayangan bang Rehan-pun segera meminta cuti kerja selama 1 minggu. Setelah mendapat cuti bang Rehan dan Teh Shela-pun segera berangkat, sedangkan Olive tinggal dirumah denganku karena dia harus bersekolah. Hari demi hari-pun berlalu, tidak terasa aku-pun telah tinggal dirumah bang Rehan selama 3 hari.

Tidak kusangka pada saat itu aku merasa jenuh sekali, karena ketika pagi sampai siang aku dirumah bang Rehan sendirian karean si Olive pada jam-jam itu dia bersekolah. Untuk menghilangkan kejenuhanku pada saat itu, aku-pun menyalakan DVD dan memutar sebuah kaset DVD yang berisikan film action. agen dominoqq

Agen Bandarq Singkat cerita aku-pun telah selesai memutar 1 film action tersebut, karena sudah selesai maka aku-pun segera mencari kaset DVD lainya. Ketika aku sedang meilih-milih kaset, tidak sengaja aku menemukan bebrapa kaset porno yang nampaknya adalah koleksi dari Bang Rehan. Wah, kebetulan sekali aku sedang dirumah sendirian.

Melihat suasana yang memungkinakan itu, aku-pun segera memutar kaset BF itu, ditengah asiknya aku menonoton film dewasa itu, tidak kusangka tiba-tiba terdengar pintu depan terbuka, beteapa kagetnya aku saat itu. Dengan buru-buru aku-pun segera mematikan televisi dan menyimpan bungkus kaset DVD di bawah karpet. Ternyata yang datang adalh Olive,

“ Hallo, Bang Adly, ” ucap Olive meyapaku kemudian dia baru masuk kerumah dan tersenyum.
Sambungnya lagi,

“ Oh iya Bang, tolong bayarin ojek Olive dong bang, Olive nggak ada uang receh, abang ojeknya nggk punya kembalian nih, ” Ucapnya padaku.

“ iya bawel, ” jawabku singkat.

Kemudian aku-pun segera keluar untuk membayar ongkos ojek Olive. Setelah membayar saat itu akupun segera masuk kedalam rumah kembali. Waduh, habislah aku, pada saat itu Olive dengan santainya duduk di karpet di depan TV, dan menyalakan Tv itu. Sungguh bodoh sekali aku, aku lupa tidak mematikan DVDnya.

Alhasil diputarlah Film BF yang sedang setengah jalan tadi oleh Olive. Mengetahui aku yang telah kembali kedalam rumah, Olive-pun memandang kearahku sambil tertawa geli,

“ Oh rupanya seperti ini yang BangAdly kalau orang lagi begituan, Olive sering banget Bang diceritain sama temen-temen sekolah, tapi Olive baru ngelihat langsung film beginian kali ini, hha, ” ucap Olive denga santai dan lugunya.

Saat itu aku bingung harus menjawab apa kepada Olive,

“ Olive, apa-apan kamu ini, ayo buruan matikan !!! kamu nggak boleh nonton film kayak gtu, kamu belum cukup umur, Ayo cepetan matiin !!!, ” tegurku kepada Olive.

“ Ihhh, BangAdly Jangan gitu dong, Tuh liat adeganya cuma begitu doang, film yang sering diceritain sama temenku di sekolah nggak ada apa-apanya sama film yang ini, huh !!!, ” ucapnya membangkang.

Entah aku harus berbuat apa saat itu, aku khawatir jika aku melarang Olive nanti justru aku akan dilaporkan kepada orangtuanya. Tanpa menjawab perkataan Olive, aku-pun pergi ke dapur untuk membuat minum dan membiarkan Olive terus menonton. Dari dapur aku duduk-duduk di belakang membaca majalah. Sekitar jam 7 malam, aku keluar dan membeli makanan.

Sekembalinya, di dalam rumah kulihat Olive sedang tengkurap di sofa mengerjakan PR, dan astaga dia mengenakan piyama yang pendek dan tipis. Tubuh mudanya yang sudah mulai matang terbayang jelas. Paha dan betisnya terlihat putih mulus, dan pantatnya membulat indah. Aku menelan ludah dan terus masuk menyiapkan makanan.

Setelah makanan siap, aku-pun memanggil Olive. Oh shit man, tidak kusangka Olive pada saat itu tidak memakai BH, karena puting payudara-nya saat itu terlihat membayang dari balik piyama-nya tipis itu. Saat it aku semakin gelisah karena penisku yang tadi sudah mulai berdenyut-denyut tak karuan, kini Peniskku sudah menegak dan mengganjal di celanaku.

Selesai makan, saat mencuci piring berdua di dapur, kami berdiri bersampingan, dan dari celah di piyamanya, buah dadanya yang indah mengintip. Saat dia membungkuk, puting susunya yang merah muda kelihatan dari celah itu. Aku semakin gelisah. Selesai mencuci piring, kami berdua duduk di sofa di ruang keluarga,

“ Bang, ayo tebak coba tebak pertanyaan aku Bang, item, kecil, keringetan, apaan coba bang, ayo tebak ?, ” ujarnya.

“ Ah, itu mah gampang, semut lagi push –up . Nah sekrang abang gantian, putih, biru, kecil, keringetan, apa hayow tebak ?, ” ujarku.

Pada saat itu Olive menjawab beberapa dengan tebakannya, namun semua jawabnya salah, lalu,

“ Ini Nih jawaban yang bener, jawabnya adalah Olive pakai seragam sekolah, yang lagi kepanasan di angkot, hha…” candaanku.

“ Ihhhh, Bang Adly ngeselin deh, masak olive di ledekin, Huh…, ” jawabnya.

Saat itu Olive-pun meloncat dari sofa dan berusaha mencubit lenganku, namun pada saat itu aku menghindar dan menangkisnya. Saat itu Olive terus mencoba mencubitku, sambil tertawa. Ditengah keisenganya itu, tiba-tiba olive-pun tersandung dan secara tidak sengaja dia jatuh ke dalam pelukanku, dengan posisi membelakangiku. agen domino 99

Lebih detailnya pada saat itu, secara tidak sengaja tanganku menyentuh dadanya, dan dia duduk tepat di atas batang kejannan-ku, Oughhh… saat itu kami terengah-engah dalam posisi itu.
Bau bedak bayi dari kulitnya dan bau shampo rambutnya membuatku makin terangsang. Entah setan apa yang merasukiku aku-pun mulai menciumi lehernya begitu saja.

Sementara itu Olive mendongakkan kepala sambil memejamkan mata, dan tanganku pun mulai meremas kedua buah dadanya. Nafas Olive makin terengah, dan tanganku pun masuk ke antara dua pahanya. Celana dalamnya sudah basah, dan jariku mengelus belahan yang membayang,

“ Oughh… Eughhh… Eummm…” desah Olive.

Kesadaranku yang tinggal sedikit seolah memperingatkan bahwa yang sedang kucumbu adalah seorang gadis mungil yang masih duduk dibangku SMP. Namun pada saat itu, gairahku sudah sampai ke ubun-ubun dan aku-pun khlaf begitu saja. Tanpa banyak kata, aku-pun mulai menarik keatas piyama dari tubuh mungil Olive.

Oughhh… Olive menelentang di sofa dengan posisi tubuh hampir bugil. Lalu aku-pun segera mengulum puting susunya yang merah muda, berganti-ganti kiri dan kanan hingga dadanya basah mengkilap oleh ludahku. Tangan Olive yang mengelus belakang kepalaku dan erangannya yang tersendat membuatku makin tak sabar.

Aku menarik lepas celana dalamnya, dan.. nampaklah bukit kewanitaan-nya yang baru ditumbuhi rambut jarang. Bulu yang sedikit itu sudah nampak mengkilap oleh cairan kemaluan Olive. Aku pun segera membenamkan kepalaku di tengah kedua pahanya,

“ Sssss… Oughhh… Aghhhh…,” erangnya.

Tangan Olive meremas sofa dan pinggulnya menggeletar ketika bibir kewanitaan-nya kucium. Sesekali lidahku berpindah ke perutnya dan mengemut perlahan. Lalu Olive mengangkat punggungnya ketika lidahku menyelinap di antara belahan kewanitaan-nya yang masih begitu rapat. Lidahku bergerak dari atas ke bawah dan bibir kewanitaan-nya mulai membuka.

Sesekali lidahku membelai kelentitnya dan tubuh Olive akan terlonjak dan nafas Olive seakan tersedak. Tanganku naik ke dadanya dan meremas kedua bukit dadanya. Putingnya sedikit membesar dan mengeras. Ketika aku berhenti menjilat dan mengulum, Olive tergeletak terengah-engah, matanya terpejam.

Tergesa aku membuka semua pakaianku, dan kejantanan-ku yang tegak teracung ke langit-langit, kubelai-belaikan di pipi Olive,

“ Eummm… Eummm… Sssss… Oughhh…,”

ketika Olive membuka bibirnya, kujejalkan kepala kejantanan-ku. Mungkin film tadi masih diingatnya, jadi dia pun mulai menyedot. Tanganku berganti-ganti meremas dadanya dan membelai kewanitaan-nya. Segera saja kejantanan-ku basah dan mengkilap. Tak tahan lagi, aku pun naik ke atas tubuh Olive dan bibirku melumat bibirnya.

Aroma kejantanan-ku ada di mulut Olive dan aroma kemaluan Olive di mulutku, bertukar saat lidah kami saling membelit. Dengan tangan, kugesek-gesekkan kepala kejantanan-ku ke celah di selangkangan Olive, dan sebentar kemudian kurasakan tangan Olive menekan pantatku dari
belakang,

“ Oughhh… Eumm… masukin Bang, Eughhhh…,” ucapnya penuh gairah.

Perlahan kejantanan-ku mulai menempel di bibir liang kewanitaan-nya, dan Olive semakin mendesah-desah. Segera saja kepala kejantanan-ku kutekan, tetapi gagal saja karena tertahan sesuatu yang kenyal. Aku pun berpikir, apakah lubang sekecil ini akan dapat menampung kejantanan-ku yang besar ini.

Terus terang saja, ukuran kejantanan-ku adalah panjang 15 cm, lebarnya 4,5 cm sedangkan
Olive masih SMP dan ukuran lubang kewanitaan-nya terlalu kecil. Tetapi dengan dorongan nafsu yang besar, aku pun berusaha. Akhirnya usahaku pun berhasil. Dengan satu sentakan, tembuslah halangan itu. Olive memekik kecil, dahinya mengernyit menahan sakit. agen bandarq

Kuku-kuku tangannya mencengkeram kulit punggungku. Aku menekan lagi, dan terasa ujung kejantanan-ku membentur dasar padahal baru sedikit kejantanan-ku yang masuk. Lalu aku diam tidak bergerak, membiarkan otot-otot kewanitaan Olive terbiasa dengan benda yang ada di dalamnya.
Sebentar kemudian kerutan di dahi Olive menghilang, dan aku pun mulai menarik dan menekankan pinggulku. Olive mengernyit lagi, tapi lama-kelamaan mulutnya menceracau,

“ Aow… Sssss… Aduhhh… Eughh… terus, enak Bang, Aghhh…” racaunya menikmati tusukan kejantanan-ku.

Aku merangkulkan kedua lenganku ke punggung Olive, lalu membalikkan kedua tubuh kami hingga Olive sekarang duduk di atas pinggulku. Nampak kejantanan-ku menancap di kewanitaan-nya. Tanpa perlu diajarkan, Olive segera menggerakkan pinggulnya, sementara jari-jariku berganti-ganti meremas dan menggosok payudara, clitoris-nya.

Kemudian pinggulnya, dan kami pun berlomba mencapai puncak. Lewat beberapa waktu, gerakan pinggul Olive makin menggila dan dia pun membungkukkan tubuhnya dan bibir kami berlumatan. Tangannya menjambak rambutku, dan akhirnya pinggulnya menyentak berhenti. Terasa cairan hangat membalur seluruh batang kejantanan-ku.

Setelah tubuh Olive melemas, aku mendorong dia telentang. Dan sambil menindihnya, aku mengejar puncakku sendiri. Ketika aku mencapai klimaks, Olive tentu merasakan semburan air maniku pada liang senggama-nya. Kemudian Olive-pun mengeluh lemas dan merasakan orgasmenya yang kedua.
Sekian lama kami diam terengah-engah, dan tubuh kami yang basah kuyup dengan keringat masih saling bergerak bergesekan, merasakan sisa-sisa kenikmatan orgasme kami,

“ Bang, Olive lemes banget nih, tapi olive puas banget sama Bang Adly, ” ucapnya penuh kepuasan.
Saat itu aku hanya tersenyum sambil membelai rambutnya yang halus.

Satu tanganku lagi ada di pinggulnya dan meremas-remas. Kupikir tubuhku yang lelah sudah terpuaskan, tapi segera kurasakan kejantanan-ku yang telah melemas bangkit kembali dijepit liang vagina Olive yang masih amat kencang. Aku segera membawanya ke kamar mandi, membersihkan tubuh kami berdua dan kembali ke kamar melanjutkan babak berikutnya.

Sepanjang malam aku mencapai 3 kali lagi orgasme,dan Olive entah berapa kali. Begitupun di saat bangun pagi, sekali lagi kami bergumul penuh kenikmatan sebelum akhirnya Olive kupaksa memakai seragam, sarapan dan berangkat ke sekolah. Kemudian setelah olive berangkat sekolah aku-pun kembali masuk ke kamar tidur tamu dan segera tidur pulas karena kelelahan.

Di tengah tidurku aku bermimpi seolah Olive pulang sekolah, masuk ke kamar dan membuka bajunya, lalu menarik lepas celanaku dan mengulum kejantanan-ku. Tapi segera saja aku sadar bahwa itu bukan mimpi. Saat itu aku memandangi rambutnya yang tergerai yang bergerak-gerak mengikuti kepalanya yang naik-turun. Aku melihat keluar kamar dan kelihatan DVD menyala, dengan film yang kemarin.
Agen Bandarq
Ah! Merasakan caranya memberiku kenikmatan dari kulumanya, aku baru teringat Olive bisa seperti ini dari kaset porno yang ditotonnya kemarin. Singkat cerita waktu-pun sudah seminggu berlalu. Bang Rehan dan Teh Shela-pun sudah pulang kejakarta lagi. Sepulangnya Bang Rehan aku dan Olive bersikap biasa saja seolah tidak ada apa-apa dengan kami. bandarq

Karena bang Rehan sudah pulang, aku-pun segera berkemas dan segera berpamitan untuk kembali kerumah kakak-ku. Sebelum aku keluar dari rumah bang Rehan, aku diberikan uang saku dan oleh-oleh dari surabay oleh bang Rehan. Bang Rehan dan Teh Shela mengucapkan banyak terima kasih padaku, sebenarnya aku merasa bersalah, tapi yasudahlah yang terjadi biarlah terjadi dan biarkan kisah ini menjadi pegalaman indah dan buruk untukku dan Olive. Selesai.
Share:

Cerita threesome Istriku mengijinkanku untuk menidurin istri tetangga


Erna, 27 tahun, isteri dari Andri, 31 tahun, adalah seorang ibu rumah tangga yang lumayan supel dalam bergaul di lingkungan tempat tinggalnya. Penampilan Erna biasa saja. Erna bersikap selalu apa adanya dan bersahaja. Andri adalah seorang suami yang cukup baik dan bertanggung jawab kepada keluarga. Apapun kekurangan dalam rumah tangganya, maka Andri akan selalu berusaha untuk memperolehnya. Bisa dibilang, rumah tangga mereka adalah harmonis.

Pada waktu malam acara 17 Agustusan tahun 2012, Erna & Andri beserta warga lingkungan dimana mereka tinggal mengadakan malam hiburan berupa Organ tunggal. Tua muda, laki-laki perempuan, semua ikut bergembira. Semua turun berjoget mengikuti alunan lagu yang dibawakan oleh penyanyi. Mula-mula mereka berjoget dengan pasangan masing-masing. Semua bergembira sambil tertawa bebas mengikuti irama musik..

Setelah beberapa lagu, mereka terus asik berjoget dengan berganti pasangan. Mereka terus bergembira. Erna berjoget dengan seorang bapak, Andri berjoget dengan seorang perempuan remaja.. Begitulah mereka berjoget sampai beberapa lagu dengan berganti pasangan sampai beberapa waktu. Menjelang akhir acara, pada lagu terakhir, Erna berjoget dengan seorang bapak, sedangkan Andri berjoget dengan Lila, seorang ibu rumah tangga yang tinggal beberapa rumah dari rumah mereka. Lila, sekitar 40 tahun, ibu dari seorang karyawan swasta yang bekerja dengan sistim shift, mempunyai 2 orang anak yang sudah cukup besar.BandarQ Terbesar

Walau sudah berumur tapi penampilan Lila selalu tampak muda karena cara berpakaiannya yang selalu agak seksi dan pandai bermake up. Selintas Erna melirik pada Andri yang sedang berjoget dengan Lila. Terlihat Andri sedang tertawa dengan Lila sambil berjoget. Setelah itu kembali Erna pun berjoget dan tertawa dengan pasangannya. Menjelang tengah malam acara usai. Semua kembali ke rumah masing-masing dengan perasaan gembira walaupun capek.. Sesampai di rumah, setelah mandi air hangat, Erna dan Andri segera ke tempat tidur.

“Bagaimana tadi, sayang?” tanya Andri sambil memeluk Erna.
“Apanya?” kata Erna sambil menempatkan kepalanya di salah satu tangan Andri.
“Ya tadi waktu kita di tempat pesta tadi,” kata Andri sambil mengecup bibir mungil Erna.
“Saya benar-benar gembira…” kata Erna sambil tersenyum sambil tangannya mengusap-ngusap dada serta jarinya memainkan puting susu Andri.
“Harusnya kita sering melakukan acara seperti tadi, jangan cuma setahun sekali…” kata Andri sambil tangannya masuk ke pakaian tidur Erna. Buah dada Erna diremas dengan mesra.
“Mmhh.. Memangnya kenapa?” kata Erna sambil mencium pipi Andri lalu mengecup bibirnya.
“Ya kita kan bisa bergembira dengan tetangga yang ada. Jarang sekali kita ngumpul bareng mereka,” ujar Andri sambil membuka seluruh kancing pakaian tidur Erna.

Lalu dijilatnya puting susu Erna sambil tangannya meremas buah dada Erna yang satu lagi.



“Mmhh…” desah Erna sambil memejamkan matanya.

Sambil tetap menciumi dan menjilati buah dada Erna, tangan Andri yang tadinya meremas buah dada, turun ke perut lalu disusupkan ke celana dalam Erna. Segera jarinya menyentuh bulu-bulu kemaluan Erna yang tidak terlalu banyak. Erna tetap terpejam sambil sesekali mendesah.. Jari-jari tangan Andri lalu turun menyusuri belahan belahan memek Erna.BandarQ Terbesar

“Ohh…” desah Erna keras sambil menggerakkan pinggulnya.

Jari Andri terus menggosok-gosok belahan memek Erna sampai cairan memek Erna keluar banyak.

“Mmhh…” desah Erna sambil tangannya memegang tangan Andri yang sedang bermaik di memeknya.
“Enak, sayang,” kata Andri sambil melumat bibir Erna.

Sementara jari tengah Andri masuk ke lubang memek Erna. Tanpa menjawab pertanyaan Andri, Erna membalas ciuman Andri dengan hebat sambil menjepitkan pahanya lalu menggoyangkan pinggulnya karena menahan kenikmatan ketika jari tangan Andri keluar masuk lubang memeknya. Sementara tangan Erna segera menyelusup ke dalam celana piyama Andri, dan kemudian menggenggam dan meremas kontol Andri yang sudah tegang.BandarQ Terbesar

“Buka pakaiannya dong, sayang,” kata Erna berbisik ke telinga Andri. Andri segera bangkit lalu melepas seluruh pakaiannya. Kontol Andri terlihat sudah tegak dengan ditumbuhi bulu yang sangat lebat. Melihat itu, Erna segera bangkit dan duduk di tepi ranjang. Digenggamnya kontol Andri lalu dikocok perlahan. Cairan bening terlihat keluar dari lubang kontol Andri. Tanpa banyak cakap ujung lidah Erna segera menjilati cairan tersebut sambai habis. Tak lama, mulut Erna sudah mengulum batang kontol Andri yang lumayan besar. Cpok.. Cpok.. Cpok.. Terdengar suara kuluman mulut Erna pada kontol Andri.

“Ohh.. Enak, sayang.. Ohh…” desah Andri sambil memegang kepala Erna lalu memompa pelan kontolnya di mulut Erna.
“Gantian, dong…” kata Erna sambil melepas kulumannya lalu menatap mata Andri. Andri tersenyum.
“Naiklah ke ranjang…” ujar Andri.

Ernapun segera naik ke atas ranjang lalu telentang dan membuka lebar pahanya. Tak lama, Erna mendesah karena lidah Andri pintar bermain dan menjilati kelentit dan lubang memek Erna.

“Ohh, sayangg.. Teruss…” desah Erna agak keras.

Apalagi ketika jari Andri masuk ke lubang memeknya sambil lidahnya tak henti menjileti kelentit Erna. Gerakan pinggul Erna makin keras mengikuti rasa nikmatnya. Tak lama kemudian tangan Erna dengan keras meremas rambut Andri dan mendesakkan kepalanya ke memek. Lalu..

“Ohh.. Enak, sayangg.. Mmff.. Sshh…” jerit kecil Erna terdengar ketika Erna mencapai puncak kenikmatan.. Orgasme..

Andri segera menghentikan jilatannya lalu naik ke atas tubuh istrinya itu. Walau mulut masih basah oleh cairan memek Erna, Andri langsung melumat bibir Erna. Ernapun langsung membalas ciuman Andri dengan hebat. Sambil tetap berciuman, tangan Erna segera memegang dan membimbing kontol Andri ke lubang memeknya. Selang beberapa detik kemudian.. Bless.. Bless.. Bless.. Kontol Andri lansgung keluar masuk memek Erna. Keduanya bermandi peluh sambil sesekali terdengar desahan kenikmatan mereka.

“Memeknya legit, sayang.. Enak…” bisik Andri. Erna tersenyum sambil menggoyangkan pinggulnya.
“Memang kenapa?” tanya Erna.
“Aku tidak pernah bosan menyetubuhi kamu…” bisik Andri sambil terus memompa kontolnya. Erna tersenyum.
“Kalau wanita lain rasanya bagaimana,” tanya Erna lagi.
“Aku tidak pernah bersetubuh dengan wanita lain, kok…” kata Andri.

Erna tersenyum lalu merangkulkan kedua tangannya ke pundak Andri sambil tetap menggoyangkan pinggulnya mengimbangi gerakan kontol Andri.

“Saya mau tanya, sayang…” kata Erna.
“Apa?” kata Andri.
“Tubuh Mbak Lila, tetangga kita itu, bagus tidak..?” tanya Erna.
“Ah kamu pertanyaannya ada-ada saja…” kata Andri tak menghiraukan.
“Saya serius, sayang.. Jawab jujurlah. Tidak apa-apa kok…” kata Erna.
“Tadi lihat belahan buah dadanya tidak?” tanya Erna.

Andri mengangguk. Erna tersenyum sambil terus menggoyangkan pinggulnya.

“Jujur.. Iya, tubuh dia bagus. Dan tadi aku sempat lihat belahan buah dadanya. Marah?” kata Andri sambil mengentikan gerakannya.

Erna tersenyum sambil terus menggoyang pinggulnya.

“Jangan berhenti dong, sayang.. Terus setubuhi saya.. Mmhh…” kata Erna.
“Saya tidak marah kok. Justru saya suka mendengarnya…” kata Erna.
“Kenapa?” tanya Andri heran.
“Tadi waktu saya lihat kamu berjoget dengan Mbak Lila, tidak tahu kenapa ada perasaan aneh…” kata Erna.
“Tadi tiba-tiba saya membayangkan kamu bermesraan dengan Mbak Lila…” lanjut Erna lagi.
“Kenapa begitu?” tanya Andri.
“Saya tidak tahu…” kata Erna.
“Kamu cemburu?” tanya Andri.
“Tidak sama sekali. Justru sebaliknya, saya sangat ingin melihat kamu bermesraan dengan Mbak Lila…” kata Erna.

Andri tersenyum.

Majalah Dewasa

“Kamu lagi horny kali ya, tadi…” kata Andri tanpa menghentikan gerakan kontolnya.

Erna kembali tersenyum. Setelah beberapa lama memompa kontolnya, Andri mengejang, gerakannya bertambah cepat.

“Aku mau keluar, sayang.. Ohh…” bisik Andri.
“Tahan dulu sebentar, sayang.. Saya juga mau keluar.. Mmhh…” bisik Erna sambil mempercepat gerakan pinggulnya.

Tak lama tubuhnya mengejang, tangannya kuat memeluk tubuh Andri.

“Mau keluar, sayangghh…” jerit Erna.
“Ohh.. Nikmat, sayang.. Ohh…” jerit kecil Erna ketika mencapai orgasme.

Selang beberapa detik, Andri juga semakin mempercepat gerakannya. Sampai akhirnya.. Crott.. Crott.. Crott.. Air mani Andri menyembur di dalam memek Erna. Andri mendesakkan kontolnya dalam-dalam ke memek Erna.. Tubuh keduanya lemas saling berpelukan sementara kontol Andri masuk berada di dalam memek Erna.

“Mau tidak kalau saya minta kamu maen dengan Mbak Lila.. Saya serius,” kata Erna sambil memeluk pundak Andri.
“Kenapa sih kamu mau yang aneh-aneh begitu?” tanya Andri.
“Saya tidak tahu jawabnya, sayang.. Yang jelas ada perasaan horny ketika membayangkan kamu bermesraan dengan Mbak Lila…” kata Erna.
“Mau kan, sayang?” tanya Erna memaksa.
“Kalau aku mau, bagaimana caranya, sayang…” kata Andri sambil mengecup bibir istrinya.
“Nanti aku yang mengatur…” kata Erna sambil tersenyum.

Andri juga tersenyum sambil mencabut kontolnya dari memek Erna, lalu bangkit dan berpakaian. Merekapun tidur kemudian.. Banyak cara yang dilakukan Erna agar Lila bisa dekat dengan dan akrab dengan dia dan Andri. Dan hal itu membuahkan hasil. Lila sekarang mulai sering bertandang ke rumah mereka walaupun hanya untuk sekedar ngobrol.

Sampai suatu malam Erna mengundang Lila datang ke rumahnya.

“Mas Wiryo sudah pergi kerja kan, Mbak?” tanya Erna.
“Sudah dari tadi dong.. Dia dapat bagian shift malam,” ujar Lila.
“Eh ada apa undang saya ini malam?” tanya Lila.
“Tidak ada apa-apa kok, Mbak…” kata Erna.
“Kami hanya ingin ajak Mbak nonton VCD baru yang dibeli Mas Andri,” kata Erna sambil melirik kepada Andri.

Andri membalas dengan senyuman.

“VCD begituan ya?” tanya Lila bersemangat.

Erna tersenyum sambil melirik Andri.

“Cepatlah putar!” ujar Lila tidak sabar. Andri bangkit dari tempat duduknya lalu menuju ke VCD player.
“Mbak Lila suka film jenis apa?” tanya Andri sambil menyodorkan beberapa keping VCD.

Setelah memilih, Lila segera menyerahkan film yang ingin dilihatnya. Andri segera memutarnya. Mereka bertiga menonton film BF tanpa banyak bicara. Mereka duduk bertiga di karpet. Erna duduk berdampingan dengan Lila, sementara Andri duduk dibelakang mereka.

“Udah ada yang bangun, ya..?” kata Erna tersenyum sambil melirik ke arah Andri.
“Lumayan…” kata Andri.
“Lumayan apa?” tanya Lila sambil matanya sedikit melirik ke arah selangkangan Andri yang mulai agak menggembung. Andri tersenyum sambil menutupi kakinya dengan bantal.
“Mbak Lila seberapa sering begituan dengan Mas Wiryo?” tanya Erna.
“Ah, jarang sekali.. Mungkin karena dia capek,” kata Lila sambil matanya terus melihat adegan seronok di video.

Kembali mereka terdiam selama beberapa saat sambil melihat video.

“Sini dong..!” kata Erna kepada Andri sambil matanya berkedip memberi isyarat. Andri beringsut mendekati Erna.
“Ada apa sih..?” tanya Andri.
“Duduk dekat sini dong…” kata Erna dengan suara manja.

Dengan sengaja tangan Erna segera masuk ke dalam Celana Hawaii Andri. Lalu digenggamnya kontol Andri yang sudah tegang dan diremasnya pelan. Lila yang melihat hal itu, perasaannya menjadi tak karuan.. Antara rasa malu dan rasa ingin melihat bercamput baur.

“Udah pengen ya?” kata Erna kepada Andri.

Suaranya sengaja agak keras. Andri tersenyum sambil matanya melirik ker arah Lila. Lila yang semakin tidak menentu perasaannya, kebetulan melirik ke arah Andri. Pandangan mereka beradu selama beberapa detik. Lila lalu membuang pandangannya ke arah video. Hatinya berdebar ketika berpandangan dengan Andri.. Erna melirik ke arah Andri sambil tersenyum. Lalu dengan tanpa ragu-ragu, Erna menurunkan celana Andri hingga kontolnya yang besar tampak tegak terlihat. Lalu dikocoknya pelan.. Andri tetap diam sambil matanya melirik ke arah Lila yang jelas kelihatan gelisah.

“Mbak suka tidak pada barang lelaki yang berbulu banyak?” tanya Erna sambil menatap Lila.
“Mm.. Eh.. Iya.. Iya.. Saya suka…” kata Lila tergagap menatap Erna sambil matanya sekilas melirik ke tangan Erna yang sedang meremas kontol Andri.
“Kalau kayak gini suka tidak, Mbak?” tanya Erna sambil matanya mengisyaratkan agar Lila melihat ke kontol Andri.
“Ah, kamu ini…” kata Lila sambil matanya melihat kontol Andri beberapa saat.

Erna tersenyum. Tangannya meraih tangan Lila, lalu ditariknya ke arah kontol Andri. Lila menuruti kemauan Erna walau hatinya merasa serba salah..

“Coba pegang, Mbak…” kata Erna sambil tangannya membimbing jari-jari Lila untuk menggenggam kontol Andri.

Kontol Andri terasa hangat dan berdenyut di tangan Lila. Nafas Lila memburu. Ada desiran tertentu yang menuntun tangannya bergerak meremas pelan kontol Andri. Andri tersenyum sambil melirik ke arah Erna. Erna juga tersenyum sambil mundur agak menjauh. Andri tanpa diduga tangannya meraih dagu Lila, lalu dengan segera mengecup bibirnya, lalu dilumatnya dengan hangat. Lila yang sudah terangsang gairahnya langsung membalas ciuman Andri dengan hangat pula sambil tangannya mulai berani mengocok kontol Andri. Tangan Andripun dengan segera menyusup ke balik daster Lila. Ditelusuri paha Lila. Elusan tangannya segera naik ke pangkal paha, lalu jarinya diselipkan ke celana dalam Lila.

“Mmhh…” desah Lila sambil menggelinjang ketika jari tangan Andri menyusuri belahan memeknya yang sudah sangat basah.
“Ohh.. Mmhh…” desah Lila tambah keras ketika jari Andri keluar masuk lubang memknya.

Pinggulnya sedikit digoyang karena nikmat. Sementara Erna sengaja menjauhkan diri dari mereka. Erna mendapat suatu rangsangan yang amat sangat ketika melihat suaminya bercinta dengan wanita yang Erna sukai. Erna tidak melakukan apapun hanya diam sambil melihat mereka bermesraan. Hanya nafas Erna yang mulai cepat yang terdengar.. Ketika tangan Andri mulai mencoba melepas pakaian Lila, Lila agak tersentak sesaat. Dengan segera matanya menatap Erna. Tapi ketika dilihatnya Erna tersenyum sambil matanya mengisyaratkan agar Lila melanjutkan bercinta lagi..

Lila sesaat terdiam. Tapi ketika tangan Andri merangkul dari belakang dan tangannya meremas buah dada Lila, Lila terpejam dan memegang tangan Andri yang sedang meremas buah dadanya.

“Ohh…” desah Lila seiring dengan jilatan dan pagutan Andri di lehernya sambil tak lepas tangannya meremas buah dada Lila.
Uang tanpa modal

Tak lama Andri segera melepas daster Lila. Lila tampak agak canggung ketika Andri melepas BH dan celana dalamnya dari belakang. Andripun melepas seluruh pakaiannya. Segera setelah itu Andri menindih tubuh telanjang Lila. Jilatan lidah dan remasan tangan Andri pada buah dada Lila membuat Lila menggelinjang merasakan nikmat.

“Ohh.. Oohh…” desah Lila ketika jilatan lidah Andri turun ke perut lalu turun lagi menyusuri selangkangannya.

Pinggulnya bergoyang mengikuti desiran rasa nikmat.. Erna tetap diam menyaksikan tubuh telanjang suaminya yang bergumul mesra dengan Lila. Nafasnya makin memburu waktu melihat kontol Andri dihisap sambil dikocok oleh Lila. Tanpa terasa tangannya menyelusup ke dalam celana dalamnya. Lalu jarinya mulai menggosok-gosok belahan memeknya sendiri. Entah mengapa Erna sangat menikmati ketika Andri memompa kontolnya ke dalam mulut Lila. Nafas Erna semakin memburu, juga satu jarinya semakin cepat keluar masuk memeknya sendiri ketika melihat Andri mulai menyetubuhi Lila. Desahan dan erangan mereka membuat gairah Erna bertambah naik..

“Ohh.. Sshh…” desah Lila ketika Andri dengan perkasa mengeluar masukkan kontol di memeknya.
“Gimana rasanya, Mbak?” tanya Andri sambil mengecup bibir Lila.
“Ohh sangat enakk.. Mmhh…” kata Lila sambil merangkul pundak Andri, sementara pinggulnya bergoyang mengikuti gerakan Andri.

Entah sudah berapa lama mereka bersetubuh disaksikan Erna, sampai akhirnya Lila memeluk tubuh Andri kuat-kuat. Memeknya didesakan ke kontol Andri dalam-dalam. Gerakan pinggulnya makin cepat. Lalu tiba-tiba tubuhnya bergetar sambil mendesah panjang.

“Oohh.. Oohh…” desah Lila terkulai lemas setelah mendapat orgasme.

Sementara Andri masih terus menggenjot kontolnya di memek Lila yang sudah lemas. Gerakannya makin cepat ketika Andri merasakan ada sesuatu yang mendesak nikmat di kontolnya. Tak lama segera dicabut kontolnya dari memek Lila, lalu digesek-gesekannya pada belahan memek Lila.

Sampai akhirnya.. Crott! Crott! Crott! Air mani Andri tumpah banyak di atas bulu-bulu memek Lila. Tubuh Andri lalu lemas terkulai di atas tubuh telanjang Lila. Erna yang melihat hal itu segera menghampiri mereka. Diusapnya pantay Andri.

“Masih kuat tidak, sayang..?” bisik Erna ke telinga Andri.

Andri segera mencabut kontolnya dari memek Lila lalu bangkit. Lila juga demikian.

Uang tanpa modal

“Kenapa sayang?” tanya Andri sambil mengecup bibir Erna.
“Saya pengen…” kata Erna sambil memegang kontol Andri yang lemas dan masih basah.
“Aku masih lemas, sayang…” kata Andri.
“Sebentar lagi saya minta jatah ya, sayang…” kata Erna sambil mencium bibir Andri.
“Gimana, Mbak?” tanya Erna kepada Lila sambil tersenyum. Lila tersenyum sambil berpakaian.
“Aku bisa ketagihan, loh…” kata Lila.
“Kapan saja Mbak perlu, datang saja kesini…” kata Erna tersenyum pula.
“Aku pulang dulu ya,” kata Lila sambil memeluk Erna erat.

Erna menggangguk
Share:

Kampung tanpa busana, berminat kesini..???


Pernah melihat sebuah kampung dimana orang-orangnya di bebaskan untuk telanjang tanpa sehelai benang pun?? Di desa ini bisa, bahkan disini sex bebas dengan siapa saja di perbolehkan. Jika itu berada di negara Indonesia tentunya sudah menjadi konflik.


Kampung yang bernama The Village Naturiste ini terletak di negara Francis. Kampung ini terkenal dengan penganut naturisme, sehingga tidak heran jika anda melihat semuanya bebas buka-bukaan.

Dan yang bikin heran adalah semakin hari semakin banyak pengikut aliran naturisme ini, dan bahkan dijadikan sebagai salah satu objek wisata kampung tanpa busana terbesar di dunia.

Jika anda berminat mengunjunginnya, kampung ini terletak di Cap dAdge, sebuah kota pesisir kecil yang berada dekat Montpellier.
Share:

Cara Mendapatkan Wanita Idaman dengan Mudah

Agen Bandarq

Setiap pria pasti menginginkan untuk mendapatkan wanita idamannya. Namun, hal tersebut mungkin bukan perkara yang mudah. Banyak halangan yang mungkin membuat pria merasa kesulitan untuk bisa mendapatkan wanita idamannya. Kendala seperti malu, grogi atau wanita idaman itu sendiri yang memang termasuk tipikal wanita cuek. Maka, selain melakukan cara menaklukkan hati wanita cuek dan cara mendekati wanita cuek, kamu mungkin perlu mengetahui cara mendapatkan wanita idaman seperti berikut ini:

1. Penampilan menarik

Tidak bisa dipungkiri bahwa wanita pasti akan lebih suka pada pria yang menarik. Penampilan memang bukan hal yang paling utama. Namun, penampilan merupakan poin penting untuk diperhatikan karena bagaimanapun juga penampilan luar lah yang pertama kali terlihat dan mencerminkan kepribadianmu.

Lakukan cara berpenampilan menarik setiap hari, seperti menjaga pakaian agar tetap rapi dan memastikan rambut tidak berantakan. Memakai parfum mungkin juga merupakan poin tambahan, karena biasanya pria mudah berkeringat dan lebih rentan bau badan. Tidak hanya itu, ada baiknya kamu mengubah penampilanmu agar tidak membosankan. Lakukan cara merubah penampilan pria agar kamu bisa tampil fresh dan tidak itu-itu saja. Hal ini juga bisa membantu mengangkat mood-mu.

2. Cari tahu kesukaannya

Berikutnya, kamu mungkin perlu mengetahui apa hal yang disukai wanita idamanmu. Dengan kamu mengetahui hal favoritnya, nantinya akan lebih mudah bagimu dalam melakukan cara meluluhkan hati wanita tersebut.

Bukan bermaksud berpura-pura atau memberi sogokan, tapi jika kamu mencari tahu kesukaan wanita idamanmu, kamu akan lebih mudah membuat topik pembicaraan. Selain itu, si dia juga akan melihat bahwa kamu benar-benar berusaha mendapatkan hatinya. Tentu hal ini akan sangat bermanfaat untuk usahamu mendekatinya.

3. Segera Bertindak

Jangan hanya melihatnya dari jauh. Hentikan segala pertimbangan dan keraguan yang menahan langkahmu mendekatinya. Segeralah bertindak dan menunjukkan padanya bahwa kamu menyukainya. Bagaimanapun, perasaan yang hanya dipendam tidak akan memberimu kemajuan sedikitpun untuk mendapatkannya. Tindakanlah yang akan memberi perubahan pada hidupmu.

Jika kamu tipikal pria yang mudah grogi, cobalah cara berbicara dengan wanita. Siapkan perencanaan untuk hal apa yang pertama kali akan kamu lakukan untuknya. Pastikan tindakan yang kamu berikan padanya akan meninggalkan kesan positif. Dengan membuatnya terkesan pada tindakanmu, akan lebih mudah bagimu untuk melakukan action selanjutnya. Hilangakan rasa ragu dan malumu dengan cara menghilangkan rasa malu.

4. Percaya Diri

Jika kamu masih dipenuhi keraguan dan rasa tidak percaya diri, lakukan cara meningkatkan keyakinan diri. Kamu harus bisa melakukan cara agar percaya diri, karena kepercayaan dirimu akan membantumu melakukan aksi pendekatan dengan mulus.

Kalau kamu tidak percaya diri, justru aksi PDKT yang kamu lakukan bisa-bisa justru gagal. Seseorang yang tidak percaya diri akan memperbesar kemungkinan untuk melakukan kesalahan dalam PDKT. Oleh karena itulah, kuatkan hatimu untuk bisa menghadapi wanita idamanmu dan bisa mendapatkan hatinya.

5. Jangan terlalu serius

Kamu mungkin merupakan pria cerdas yang tahu segalanya. Namun, jika kamu ingin mendapatkan wanita idamanmu, jangan terlalu menunjukkan hal tersebut dengan sikap terlalui serius. Tidak ada wanita yang menyukai pria yang obrolannya terlalu berat dan serius.

Maka, sebaiknya kamu bersikap santai. Bersikap santai bisa jadi cara agar disukai banyak orang dan tips agar disukai banyak orang. Dengan orang lain bisa merasa nyaman dengan sikap santaimu, wanita idamanmu pun akan bisa merasa nyaman bersamamu.


Agen Bandarq

6. Royal

Jangan pelit. Jadilah seorang pria yang royal. Meski wanita idamanmu tidak menunjukkan ciri-ciri wanita matre, wanita pasti akan ilfil jika kamu menunjukkan sifat pelit. Kamu boleh mentraktir wanita idamanmu sekali-sekali. Kamu juga bisa membelikan wanita idamanmu barang-barang kesukaannya. Meski hal ini tidak menjamin wanita idamanmu akan bisa kamu rebut hatinya, bersikap royal tidak akan merugikanmu. Siapa tahu dengan cara ini kamu bisa mendapatkan wanita idamanmu. Jangan lupa untuk selalu bersikap ikhlas saat memberinya apapun.

7. Tunjukkan ketertarikan Anda

Semua wanita pasti akan merasa senang jika dianggap sebagai wanita yang menarik. Maka, cara selanjutnya untuk kamu bisa mendapatkan wanita idamanmu adalah tunjukkan ketertarikanmu padanya. Jika kamu menyembunyikan rasa tertarikmu padanya, bagaimana mungkin dia menyadari keberadaanmu? Ketidaktahuannya hanya akan membuat keinginanmu berdiam di dalam hati dan hubungan kalian pun akan diam di tempat.

8. Jangan memaksa

Meski kamu sangat mengidamkan dirinya, ketahuilah bahwa tidak ada wanita yang suka dipaksa. Tugasmu hanya melakukan cara memikat perhatian wanita idamanmu sebaik mungkin. Sedangkan, untuk masalah dia akan menerimamu atau tidak adalah sepenuhnya keputusannya. Maka, jangan pernah memaksanya untuk menyukaimu. Bukankah kamu ingin mendapatkan wanita idaman yang juga mengidamkan dirimu?

9. Tunjukkan sisi humoris

Hampir semua wanita lebih menyukai sosok pria yang humoris, yang bisa membuatnya tersenyum dan tertawa. Maka, cobalah untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki sisi humoris. Lontarkan beberapa humor ringan saat bersamanya. Selanjutnya, kamu bisa mempelajari cara mengetahui wanita jatuh cinta karena wanita idamanmu pasti akan mulai jatuh cinta dengan dirimu yang menyenangkan.

10. Jadi pendengar yang baik

Meski tidak selalu, lebih banyak wanita yang lebih suka bercerita dibandingkan mendengarkan. Wanita cenderung suka berbagi isi hati kepada orang lain atau sekedar menceritakan hari-harinya yang sederhana, khususnya kepada orang yang membuatnya nyaman. Maka, jika wanita idamanmu sudah mau bercerita panjang lebar kepadamu, bisa jadi ini memberi sinyal positif padamu.

Dengan kamu menjadi pendengar yang baik, kamu akan menunjukkan ciri-ciri teman yang baik dan tulus kepada wanita idamanmu. Dengan hal itu, si dia akan semakin merasa nyaman dan akan lebih mudah kamu dapatkan.

11. Beri sedikit sisi misterius Anda

Ada baiknya kamu tidak langsung membuka dirimu lebar-lebar untuknya. Sisakan beberapa sisi misterius dirimu yang akan membuatnya bertanya-tanya. Usahakan kamu menghindari bercerita terlalu banyak padanya dan biarkan dia memiliki rasa penasaran kepadamu.

Wanita akan cenderung tertarik pada pria yang membuatnya penasaran, dibandingkan kepada pria yang membuka seluruh isi pikirannya sejak awal. Rasa penasaran yang dimiliki oleh wanita akan membuatnya terus memikirkanmu dan lama kelamaan bisa membuatnya mulai menyukaimu.

Agen Bandarq

12. Biarkan dia yang memutuskan

Apakah kamu sudah pernah mengajak wanita idamanmu pergi bersama ke tempat favoritmu? Jika ya, maka biarkan dia memutuskan apa yang ingin dia lakukan bersamamu di lain waktu kalian pergi berdua. Walaupun banyak wanita yang lebih suka mengatakan ‘terserah’ namun sebenarnya wanita akan sangat suka jika dituruti kemauannya. Maka, dengan kamu membiarkannya membuat keputusan, kamu akan menunjukkan bahwa kamu memprioritaskan kebahagiaannya dibandingkan kebahagiaanmu sendiri.

Selamat mencoba! Sumber : Ngenes.net

Share:

Comment

Popular Posts

Random Post

Powered by Blogger.

Recent Posts

Pages

Tentang Kami